Orideknews.com, Fakfak, – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum, yang juga menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, mendorong penguatan sinergi antara perguruan tinggi negeri dan swasta di Kabupaten Fakfak melalui pembentukan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi se-Kabupaten Fakfak.
Dorongan tersebut disampaikan Filep saat melaksanakan masa reses di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada 6–9 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, ia berkesempatan bertemu dan berdiskusi bersama pimpinan, dosen, dan staf dari sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta dalam jamuan makan malam yang digelar di salah satu restoran di Fakfak.
Dalam pertemuan itu, Filep mengingatkan pentingnya pembentukan forum komunikasi sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan membangun fokus bersama dalam pengembangan sektor pendidikan tinggi di daerah.
“Forum Perguruan Tinggi Swasta Fakfak ini dibentuk agar mempermudah komunikasi kita dan fokus membahas pengembangan pendidikan, baik di perguruan tinggi swasta maupun negeri di Fakfak,” ujar Filep.
Menurutnya, setelah forum tersebut terbentuk secara resmi, pihaknya akan mengupayakan pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk membahas masa depan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
“Kita akan minta waktu dengan Bupati Fakfak untuk duduk bersama membahas masa depan perguruan tinggi di Fakfak. Selanjutnya, kita juga akan berupaya bertemu dengan Gubernur Papua Barat agar aspirasi ini benar-benar tersampaikan dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah kerja yang konkret,” katanya.
Selain itu, Filep juga menyampaikan bahwa mahasiswa di Fakfak memiliki peluang untuk mengakses beasiswa yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Program Papua Barat Cerdas.
Ia meminta agar data mahasiswa dari masing-masing perguruan tinggi dikumpulkan secara kolektif untuk mempermudah pengajuan permohonan beasiswa kepada pemerintah provinsi.
“Jika data mahasiswa diserahkan secara kolektif, maka bisa langsung diajukan untuk mendapatkan beasiswa dari Program Papua Barat Cerdas,” jelasnya.
Forum komunikasi tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk pertukaran informasi terkait berbagai kebutuhan pendidikan tinggi, mulai dari akses beasiswa, pengembangan infrastruktur kampus, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik dosen maupun mahasiswa.
“Pembentukan forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Fakfak guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan memperluas akses mahasiswa terhadap berbagai program dukungan pendidikan di Provinsi Papua Barat,” ucap Filep.
Dalam diskusi yang berlangsung, terungkap bahwa perguruan tinggi negeri dan swasta di Fakfak menghadapi persoalan yang relatif sama, terutama terkait keterbatasan akses beasiswa, minimnya infrastruktur pendidikan, serta kebutuhan peningkatan kualitas dosen melalui pendidikan lanjutan dan pelatihan kompetensi.
Sebagai tindak lanjut, forum tersebut telah menetapkan kepengurusan inti Forum Komunikasi Perguruan Tinggi se-Kabupaten Fakfak. Susunan pengurus inti terdiri dari Ketua Hj. Rina Idrus, S.E., M.Si (STIA Asy-Syafi’ah Fakfak), Sekretaris, Nelce Yohana Weripang, M.Pd (STIKIP Nuwar Fakfak) dan Bendahara, Maria Veronika Debora Wesso, S.M., M.M (STIE Ottow & Geissler Fakfak). (ALW/ON).



