Selasa, Desember 16, 2025

Top 5 This Week

Related Posts

Polbangtan Manokwari Gelar Seminar Nasional PPVP 2025 Seri ke-6

Orideknews.com Manokwari – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Seri ke-6 pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan berlangsung secara hybrid melalui Zoom, YouTube, serta tatap muka di auditorium Polbangtan Manokwari.

Seminar nasional tahun ini mengusung tema “Multipersepsi Proyek Strategis Nasional dari Sudut Pandang Pertanian, Peternakan dan Perkebunan untuk Mencapai Swasembada Pangan.” Kegiatan digelar bekerja sama dengan Politeknik LPP Yogyakarta, Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, serta Universitas Pattimura.

Direktur Polbangtan Manokwari, Oeng Anwarudin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan hybrid menjadi langkah maju setelah empat tahun sebelumnya seminar hanya dapat berlangsung secara daring.

“Kami bersyukur, setelah empat tahun berturut-turut hanya daring, tahun kemarin dan sekarang untuk pertama kalinya kita laksanakan secara hybrid,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Seminar Nasional PPVP terus menunjukkan perkembangan positif sejak pertama kali digelar pada 2020. Jumlah pemakalah meningkat pesat dari 27, 34, 65, 79, 163, hingga pada 2025 mencapai 269 pemakalah dari 88 instansi.

Seminar juga dilanjutkan dengan parallel session yang menghadirkan pemakalah dari berbagai bidang untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka.

Dalam seminar tersebut, Oeng Anwarudin memaparkan tugas tambahan Polbangtan Manokwari sebagai Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan di Papua Selatan yang diberikan langsung oleh Menteri Pertanian.

Program yang dikawal mencakup, optimalisasi lahan 2024 seluas 40.000 ha dengan progres konstruksi yang telah diselesaikan, sementara Polbangtan mengawal pertanaman.

Optimalisasi lahan 2025 seluas 15.000 ha, dengan progres kontrak konstruksi mencapai 11.753 ha atau 78 persen dan konstruksi berjalan di 5.308 ha. Sebagian pekerjaan berupa SID dikerjakan Polbangtan Manokwari seluas 4.533,3 ha.

Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2025 seluas 20.621 ha, dengan progres kontrak 17.930 ha atau 86,95 persen. Luas Tambah Tanam LBS Papua Selatan 43.000 ha, yang naik dari 66.951 ha menjadi 93.009,71 ha pada periode Oktober 2024–September 2025.

Program Brigade Pangan, yang pada 2024 berhasil membentuk 210 BP dari target 200, dan pada 2025 telah terbentuk 72 BP dari target 85 di lahan CSR.

Oeng menyampaikan hasil positif dari berbagai program tersebut. Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS 3 November 2025, Papua Selatan mengalami peningkatan signifikan pada periode Januari–Desember 2025, Luas panen meningkat 31.786 ha (67,39%), Produksi padi GKP naik 168.202 ton (65,04%), Produksi beras bertambah 80.876 ton (65,04%).

“Hasil ini sangat signifikan. Saat ini Merauke sedang berlimpah gabah dan beras. Kami sudah audiensi dengan Bupati, dinas terkait, BULOG, penyuluh, gapoktan, hingga tokoh masyarakat untuk mendorong serapan gabah dan beras,” jelas Oeng. Ia menambahkan bahwa BULOG akan tetap menyerap gabah meski target telah tercapai, untuk kemudian didistribusikan ke luar Merauke.

Oeng berharap kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan seluruh pemangku kepentingan semakin menguat demi mendukung pembangunan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan menuju swasembada pangan nasional. (RR/ON)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)