Top 5 This Week

Related Posts

Dokter PKB Dinkes Papua Barat Terkejut, Temukan Warga Konsumsi Kuku Bima Hingga Belasan Sachet Perhari

Orideknews.com, Pegunungan Arfak, – Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat di Distrik Membey, Kabupaten Pegunungan Arfak, menemukan berbagai persoalan kesehatan masyarakat, termasuk tingginya konsumsi minuman energi sachet di kalangan warga.

Kegiatan yang berlangsung pada 20–23 Mei 2026 itu dipusatkan di Kampung Membey, Imbesba, dan Inyebo dengan menghadirkan layanan kesehatan spesialis untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Ratusan warga dari berbagai kelompok usia memadati lokasi pelayanan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga orang dewasa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Berbagai layanan kesehatan diberikan langsung kepada masyarakat, seperti pemeriksaan kolesterol, gula darah, asam urat, tes malaria, hingga pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan lingkar lengan guna menilai status gizi warga.

Pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola, di mana tim medis turun langsung ke kampung-kampung untuk menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Dalam pelayanan tersebut, dokter spesialis kejiwaan, dr. Mariama Nainggolan, M.Med.Sc., Sp.KJ mengaku terkejut mengetahui kebiasaan sebagian warga yang mengonsumsi minuman energi sachet seperti Kukubima dalam jumlah berlebihan setiap hari.

“Anak-anak maupun orang dewasa di sini sangat suka minum minuman sachet seperti Kukubima. Bahkan ada yang mengonsumsi sampai dua belas sachet per hari,” ujarnya.

Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu segera mendapat perhatian dan edukasi dari tenaga kesehatan setempat karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus.

“Ini sebaiknya diedukasi supaya dikurangi, karena tidak baik kalau dikonsumsi secara terus-menerus seperti itu,” katanya.

Ia berharap edukasi mengenai pola konsumsi minuman energi dapat menjadi bagian dari program promosi kesehatan bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Pegunungan Arfak.

Minuman energi seperti Kukubima umumnya mengandung kafein, gula, taurin, serta vitamin B kompleks yang dirancang untuk meningkatkan stamina dan mengurangi rasa lelah. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Kandungan kafein yang tinggi diketahui dapat menyebabkan jantung berdebar, gangguan tidur, rasa gelisah, hingga meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, konsumsi berlebihan juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti mual dan sakit perut, terutama pada individu yang sensitif. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles