Selasa, Desember 16, 2025

Top 5 This Week

Related Posts

Kanwil Kemenkum Papua Barat-Polbangtan Manokwari Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual

Orideknews.com, Manokwari — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua Barat resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari.

Penandatanganan ini dilakukan beriringan dengan pelaksanaan Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian 2024 Seri ke-6 yang digelar pada Selasa (11/11/2025) di Manokwari.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua Barat, Drs. Piet Bukorsyom, SH., MH, menyampaikan bahwa sinergi antara sektor hukum dan sektor pendidikan vokasi pertanian menjadi sangat strategis dalam mendorong kemandirian inovasi di Papua Barat.

“Kerja sama ini adalah langkah nyata membangun jembatan antara dunia hukum dan dunia pendidikan serta pertanian,” ujarnya.

Piet Bukorsyom menyebutkan inovasi tanpa perlindungan hukum ibarat tanaman tanpa pagar, mudah diambil dan mudah hilang tanpa manfaat optimal bagi penciptanya.

“Inovasi tanpa perlindungan hukum ibarat tanaman tanpa pagar. Karena itu, sinergi Kekayaan Intelektual sangat strategis agar karya ilmiah, teknologi pertanian, peternakan, dan perkebunan dapat dilindungi dan memberi manfaat maksimal,” jelasnya.

Lewat kerja sama ini, Kanwil Kemenkum mendorong tiga capaian utama pertama, Peningkatan kesadaran mahasiswa dan dosen terhadap pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI).

Kedua, Polbangtan Manokwari menjadi pusat lahirnya inovasi pertanian yang terlindungi secara sah, seperti paten, hak cipta, dan desain industri.

Ketiga, Terbangunnya budaya “bangga berkarya, sadar KI” di lingkungan akademik pertanian.

Piet Bukorsyom menilai, pembangunan pertanian bukan hanya soal fisik, tetapi tentang nilai dan daya saing bangsa.

“Kemenkum memiliki tanggung jawab memastikan perlindungan Kekayaan Intelektual menjadi fondasi dalam pembangunan sektor pertanian. Varietas unggul, teknologi tepat guna, hingga inovasi lokal harus diakui dan dilindungi secara sah,” tuturnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polbangtan Manokwari yang telah menginisiasi kolaborasi ini. Ia berharap kerja sama ini menciptakan ekosistem inovasi pertanian yang kuat dan berbasis perlindungan hukum.

“Mari kita bersama membangun Papua Barat yang berdaya saing, berinovasi, dan berdaulat dalam pangan serta pengetahuan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Manokwari, Oeng Anwarudin, menyambut baik kerja sama tersebut, ia mengaku sangat penting perlindungan inovasi di lingkungan pendidikan vokasi pertanian.

“Kerja sama dengan Kemenkum Papua Barat ini menjadi momentum penting bagi Polbangtan Manokwari untuk memperkuat budaya inovasi yang terlindungi. Mahasiswa dan dosen tidak hanya kami dorong untuk menghasilkan karya, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual agar inovasi pertanian yang lahir dari kampus memiliki nilai manfaat dan kepastian hukum,” ujarnya.

Ia menilai, kolaborasi ini akan membantu kampus bergerak lebih cepat dalam pengembangan teknologi pertanian dan hilirisasi inovasi.

“Kami percaya perlindungan KI adalah fondasi bagi kemajuan pertanian modern. Dengan sinergi ini, Polbangtan Manokwari siap menjadi pusat inovasi yang tidak hanya produktif tetapi juga berdaya saing,” tambah Oeng. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)