Jumat, Februari 13, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Mentan Ungkap 212 Merek Beras Diduga Oplos, 10 Perusahaan dan 26 Orang Sudah Diperiksa

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam membenahi tata kelola penjualan beras di Indonesia. Hal ini menyusul temuan adanya dugaan praktik pengoplosan yang dilakukan oleh ratusan merek beras di pasaran.

Dalam hasil pemeriksaan yang dilakukan Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri, ditemukan 212 merek beras dengan lebih dari 85,56 persen tidak dijual sesuai standar mutu. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa beras premium yang beredar dioplos sebelum sampai ke tangan konsumen.

“Kami kirim ke penegak hukum dan kita periksa bersama Satgas Pangan,” ujar Mentan Amran dalam keterangan yang disampaikan melalui tayangan Headline News Metro TV, Kamis (17/7/2025).

Amran menyebut hingga kini sudah ada 10 perusahaan dan 26 orang yang diperiksa secara maraton terkait kasus ini. Pemeriksaan akan terus berlanjut terhadap 40 orang lainnya yang terindikasi terlibat.
“Sekarang sudah ada pemeriksaan, tanggal 10 kemarin 10 perusahaan dan 26 orang sudah diperiksa maraton. Sebentar lagi berikutnya, kalau tidak salah ada 40 lagi,” ungkapnya.

Beberapa merek yang disebut Mentan dalam konferensi pers di antaranya:

  • Sania, Sovia, Fortune, Siip – diproduksi Wilmar Group

  • Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Setra Pulen – milik Food Station Tjipinang Jaya

  • Raja Platinum, Raja Ultima – milik PT Belitang Panen Raya

  • Ayana – diproduksi PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group)

Merek-merek tersebut hanya sebagian dari 212 merek yang akan diumumkan resmi dan bertahap oleh pemerintah. Sejumlah produk bahkan sudah ditarik dari peredaran oleh ritel modern setelah kasus ini ramai di media sosial.

Mentan Amran meminta masyarakat untuk memberi kesempatan kepada pemerintah dalam memperbaiki tata niaga beras agar konsumen mendapatkan kualitas sesuai harga.
“Kami memohon izin kepada masyarakat, beri kesempatan kepada kami untuk memperbaiki tata niaga, sehingga konsumen menerima beras kualitas sesuai dengan harganya,” tegasnya. (RR/ON)

@official_orideknews Menag RI, Prof Dr.KH. Nasaruddin Umar Mengajak Semua Umat Sukseskan PESPARAWI NASIONAL ke XIV tahun 2026 di Manokwari #papuabarat #tiktoknews #manokwari ♬ original sound - officialorideknews
@official_orideknews Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Ajak Semua Umat Sukseskan Pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari#papuabarat #manokwari #tiktokpapua #pesparawinasional ♬ original sound - officialorideknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)