Orideknews.com, MANOKWARI, – Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Agus Nurodi, mengingatkan terkait integritas, profesionalisme, dedikasi, dan solidaritas organisasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Agus saat serah terima jabatan (sertijab) Kepala BPKAD Papua Barat kepada pejabat baru, Otto Parorongan, yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere berlangsung di Kantor BPKAD Papua Barat, Arfai, Manokwari, Rabu (4/11/26).
Dalam kesempatan itu, Agus mengingatkan seluruh jajaran BPKAD agar mempertahankan dedikasi dan profesionalisme yang selama ini telah dibangun. Menurutnya, integritas merupakan prinsip mendasar yang harus dimiliki setiap aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas dan keutuhan organisasi sebagai modal utama dalam mencapai tujuan bersama, khususnya mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap integritas itu tetap dijaga, didukung dengan solidaritas organisasi dan menjaga keutuhan, sehingga tujuan organisasi dalam membantu masyarakat dapat semakin diwujudkan melalui semangat kebersamaan,” pesannya.
Agus turut mengingatkan bahwa setiap tugas dan kepercayaan yang diberikan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap seluruh jajaran tetap mempertahankan semangat pengabdian serta senantiasa mengandalkan Tuhan agar pekerjaan yang dilaksanakan dapat berjalan baik dan mencapai keberhasilan.
Pada kesempatan tersebut, Agus menyampaikan terima kasih kepada pimpinan daerah dan seluruh jajaran BPKAD atas dukungan serta kebersamaan selama dirinya menjalankan tugas.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bekerja bersama terdapat kekurangan maupun kesalahan, baik dalam perkataan maupun tindakan.
Agus Nurodi bukan sosok baru dalam pengelolaan keuangan daerah di Papua Barat. Sebelum dipercaya memimpin BPKAD, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Akuntansi pada instansi tersebut.
Pada 17 April 2023, Agus menerima penugasan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Papua Barat menggantikan Enos Aronggear.
Ia kemudian melanjutkan pengabdian dalam pengelolaan keuangan daerah hingga akhir Oktober 2026. Secara keseluruhan, Agus telah menghabiskan sekitar 13 tahun pengabdiannya di lingkungan BPKAD, sejak Mei 2013.
Pada 1 Februari 2027 mendatang, Agus juga akan genap mengabdi selama 35 tahun sebagai aparatur sipil negara.
Selama kepemimpinannya, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian BPKAD, mulai dari penyusunan APBD, pergeseran dan perubahan anggaran, pengelolaan perbendaharaan, penataan aset daerah, hingga penyelesaian laporan keuangan pemerintah daerah.
Kini, Agus mendapat penugasan baru di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Barat.
Sementara itu, Kepala BPKAD Papua Barat yang baru, Otto Parorongan, menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan daerah.
Otto mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat telah melalui sejumlah penugasan pada perangkat daerah berbeda.
Ia menyebut Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, turut memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjalankan tugas di lingkungan Biro Umum Setda Papua Barat. Setelah itu, ia kembali mendapat penugasan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Papua Barat sebelum mengemban tugas sebagai Asisten Sekretaris Daerah.
Otto mengaku bersyukur atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan selama perjalanan pengabdiannya.
“Prinsip saya, setiap kali mendapat perintah dan penugasan, saya selalu siap. Ke mana pun ditempatkan, saya siap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan,” ungkapnya.
Ia pun meminta dukungan seluruh jajaran BPKAD agar bersama-sama menyukseskan program prioritas Gubernur Papua Barat, Sekretaris Daerah, serta agenda pembangunan daerah yang telah direncanakan, termasuk program prioritas tahun anggaran 2027.
Menurutnya, keberhasilan menjalankan tugas tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh jajaran organisasi.
Karena itu, ia berharap seluruh pegawai BPKAD dapat membangun kebersamaan, menjaga koordinasi, serta bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Otto Parorongan, SKM., M.MKes., juga memiliki pengalaman panjang dalam birokrasi Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Sebelum menduduki jabatan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Barat, Otto pernah dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. Rekam jejak tersebut tercatat dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kesehatan Papua Barat Tahun Anggaran 2021.
Pengalamannya di sektor kesehatan juga terlihat ketika ia terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pelayanan kesehatan, termasuk penguatan layanan kesehatan di wilayah pedalaman melalui program Papua Barat Sehat.
Selanjutnya, Otto mengemban tugas sebagai Asisten III Setda Papua Barat yang membidangi administrasi umum. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam koordinasi penyelenggaraan pemerintahan dan berbagai agenda lintas organisasi perangkat daerah.
Pergantian kepemimpinan ini berlangsung di tengah sejumlah agenda penting yang harus segera dituntaskan, terutama percepatan realisasi anggaran tahun 2026 dan penyelesaian pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027. (ALW/ON)
