Orideknews.com, MANOKWARI – Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Sains, Teknologi, dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB), melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling., Selasa (3/11/2026).
Audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan Program Studi Administrasi Kesehatan sekaligus menjajaki peluang sinergi dan kerja sama antara perguruan tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Rombongan UMPB dipimpin Ketua Program Studi Administrasi Kesehatan, Achmad Riyan Wardoyo, S.Ked., M.Kes. Turut hadir Wakil Rektor I UMPB, Dr. Dian, dosen Sri Hartina, M.K.M., serta dua mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan, Meneser Maidodga dan Maria Rini Klaran.
Dalam pertemuan tersebut, Achmad Riyan Wardoyo menjelaskan bahwa Program Studi Administrasi Kesehatan memiliki potensi besar dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.
Menurutnya, sebagai bagian dari rumpun ilmu sosial kesehatan, kajian Administrasi Kesehatan tidak hanya berfokus pada administrasi dan kebijakan kesehatan, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, serta multikultural yang berkaitan erat dengan pembangunan masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana ilmu yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan Program Studi Administrasi Kesehatan UMPB merupakan salah satu aset daerah yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Manokwari dapat membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi tersebut sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMPB, Dr. Dian, mengatakan audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk membangun silaturahmi sekaligus memohon arahan dan bimbingan dari Wakil Bupati Manokwari.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Manokwari, UMPB perlu membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan manfaat lebih luas.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, kapasitas keilmuan, serta profesionalisme generasi muda.
Mugiyono juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Manokwari masih memiliki banyak peluang yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan kreativitas, baik di bidang ekonomi, pariwisata, maupun sektor pembangunan lainnya.
Salah satu potensi yang disorot adalah Kampung Kwau, Distrik Warmare, yang kini berkembang sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. Kampung tersebut telah menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara yang ingin menyaksikan kekayaan flora dan fauna endemik Pegunungan Arfak.
Menurutnya, berbagai potensi tersebut membutuhkan dukungan SDM yang berkualitas agar dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ia berharap peningkatan kualitas SDM dapat menjadi fondasi dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah yang produktif dan inovatif. (ALW/ON)



