Orideknews.com, MANOKWARI, – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP) terus mengalami peningkatan. Pada penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026, jumlah calon mahasiswa yang mendaftar mencapai hampir 700 orang, jauh melampaui target awal yang ditetapkan kampus.
Rektor IHTP, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., mengatakan peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut, terutama setelah perubahan status kelembagaan yang dilakukan kampus.
“Tahun ini minat mahasiswa baru sangat tinggi. Target awal kami sekitar 400 mahasiswa, tetapi jumlah pendaftar sudah hampir mencapai 700 orang. Karena itu, pendaftaran kami tutup lebih cepat karena kapasitas yang tersedia sudah tidak memungkinkan,” kata Filep di sela Rapat Kerja (Raker) I IHTP di Kampus Utama IHTP, Sanggeng, Manokwari, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru kini telah memasuki tahap akhir sebelum dimulainya kegiatan akademik. Karena itu, rapat kerja difokuskan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan pelayanan kepada mahasiswa baru.
Menurut Filep, sebagai perguruan tinggi swasta, IHTP menempatkan pelayanan sebagai prioritas utama. Seluruh pimpinan dan tenaga kependidikan diminta mengedepankan semangat melayani dengan tetap menjaga mutu pendidikan.
“Kami semua adalah pelayan. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih istimewa. Pelayanan harus menjadi prioritas, tetapi kualitas tetap menjadi syarat utama,” ujarnya.
Di sisi lain, Filep mengakui kampus masih menghadapi tantangan pada ketersediaan ruang kuliah. Untuk mengatasi hal tersebut, proses perkuliahan sementara akan dibagi antara Kampus Sanggeng dan Kampus Wosi.
Ia mengatakan, IHTP juga telah menyiapkan rencana pembangunan kembali sejumlah ruang kuliah di Kampus Wosi sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur pembelajaran.
“Tahun depan kami berencana membangun kembali fasilitas perkuliahan di Wosi agar mampu menunjang proses belajar mengajar yang semakin berkembang,” katanya.
Selain peningkatan fasilitas, IHTP juga menargetkan penguatan kualitas institusi melalui pemenuhan berbagai standar yang mendukung pengembangan kampus secara berkelanjutan.
Menurut Filep, setelah hampir lima dekade berdiri, IHTP harus terus berbenah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.
“Kampus ini sudah berdiri hampir 50 tahun. Karena itu, kita tidak boleh berhenti berbenah. Kita harus terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi seluruh tim kerja di lingkungan IHTP yang dinilai memiliki semangat tinggi untuk membangun institusi. Menurutnya, budaya kekeluargaan, keterbukaan terhadap masukan, dan kerja sama yang solid menjadi modal penting dalam mewujudkan transformasi kampus.
“Saya bersyukur seluruh tim memiliki semangat untuk berubah, saling berbagi ide, dan bekerja bersama. Itu menjadi kekuatan utama bagi IHTP untuk terus berkembang di masa depan,” tuturnya. (ALW/ON).