Orideknews.com, MANOKWARI, – Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Papua Produktif BP3OKP RI Papua Barat, Fiktor Towansiba, meminta Polres Pegunungan Arfak mengusut tuntas kasus kematian Presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Idorway, yang ditemukan di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Membey, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Menurut Fiktor, pengungkapan penyebab pasti kematian korban sangat penting, bukan hanya untuk memberikan kepastian hukum kepada keluarga, tetapi juga untuk menjaga citra sektor pariwisata Pegunungan Arfak yang saat ini tengah dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan di Papua Barat.
Ia menilai, penyelidikan yang transparan akan mencegah munculnya opini liar di tengah masyarakat yang berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap destinasi wisata di Pegunungan Arfak.
“Kasus ini harus diusut hingga tuntas agar masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya. Harus jelas apakah kejadian ini murni karena faktor alam atau ada unsur lain. Jangan sampai muncul persepsi yang keliru dan berdampak buruk terhadap sektor pariwisata,” kata Fiktor.
Menurutnya, Air Terjun Memti dan sejumlah objek wisata alam di Pegunungan Arfak merupakan aset daerah yang menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Karena itu, ia berharap kepolisian dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam mengungkap penyebab kematian korban sehingga tidak menjadi preseden buruk bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Pegunungan Arfak sedang membangun sektor pariwisatanya. Jangan sampai peristiwa ini menimbulkan ketakutan bagi wisatawan untuk berkunjung. Dengan penyelidikan yang tuntas dan terbuka, masyarakat akan mengetahui fakta yang sebenarnya dan kepercayaan wisatawan tetap terjaga,” ujarnya.
Selain meminta pengusutan kasus secara menyeluruh, Fiktor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian korban.
Ia mengucapkan terima kasih kepada personel TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, masyarakat Kampung Sisrang, serta para relawan yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga korban akhirnya ditemukan.
“Atas nama BP3OKP RI Papua Barat, kami menyampaikan dukacita yang mendalam dan penghargaan kepada seluruh unsur yang telah terlibat dalam proses pencarian. Solidaritas dan kerja sama yang ditunjukkan menjadi bukti kuatnya kepedulian kemanusiaan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya. (ALW/ON).