Orideknews.com, MANOKWARI, – Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Majelis Daerah (MD) Warmare menggelar Ibadah Ucapan Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 sekaligus penutupan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Rayon I, II, dan III yang dipusatkan di GPKAI Jemaat Betlehem Guintuy, Distrik Warmare, pada 29 Mei 2026.
Ibadah syukur tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jemaat di bawah naungan MD Warmare untuk memperkuat komitmen pelayanan dan kehidupan iman.
Kegiatan ini juga menandai berakhirnya rangkaian KKR yang berlangsung pada 26–28 Mei 2026 dengan mengusung tema, “Jadikanlah Yesus Sebagai Sentral Kehidupan Dalam Hidup Kita” yang diambil dari Kolose 2:6-7.
Dalam khotbah dan pesan pastoralnya, Ketua GPKAI MD Warmare, Pdt. Sakeus Ullo, S.Th., M.Pd., menegaskan bahwa perjalanan iman setiap jemaat menuju kemenangan tidak akan pernah terlepas dari berbagai tantangan dan pergumulan. Namun demikian, tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melayani Tuhan.
Menurutnya, respons yang tepat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada Yesus Kristus serta tetap teguh dalam iman.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk memandang setiap tantangan sebagai bagian dari proses pertumbuhan rohani menuju kedewasaan iman.
Pdt. Sakeus juga memaparkan tiga langkah konkret yang harus dilakukan jemaat agar mampu menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan.
Pertama, jemaat harus berakar di dalam Kristus dengan menancapkan iman yang kuat melalui pengenalan akan Firman Tuhan. Fondasi iman yang kokoh diyakini mampu membuat jemaat tetap berdiri teguh di tengah berbagai persoalan hidup.
Kedua, jemaat harus terus bertumbuh di dalam Kristus. Pertumbuhan rohani, kata dia, tidak boleh berhenti atau stagnan. Berbagai tantangan yang dihadapi harus dijadikan sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan kapasitas pelayanan, dan memperluas pengalaman kasih karunia Tuhan.
Ketiga, jemaat diharapkan mampu berbuah di dalam Kristus melalui penerapan sembilan buah Roh dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Kehidupan yang menghasilkan buah Roh tersebut menjadi kesaksian nyata bagi masyarakat sekitar.
Melalui momentum HUT ke-16 MD Warmare, Pdt. Sakeus mengingatkan bahwa perayaan ulang tahun gereja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan untuk melakukan konsolidasi rohani dan memperkuat pelayanan seluruh jemaat di tiga rayon MD Warmare.
“Jemaat yang menuju kemenangan pasti melalui banyak masalah,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam ibadah tersebut.
Pesan itu sekaligus mengajak seluruh jemaat untuk terus berakar dalam Kristus, bertumbuh dalam iman, dan menghasilkan buah Roh sebagai wujud nyata kehidupan yang berpusat kepada Yesus Kristus. (***/ALW/ON).



