Orideknews.com, Teluk Bintuni — Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Teluk Bintuni, Andreas Nauri, menyoroti belum optimalnya sosialisasi perekrutan tenaga kerja lokal pada proyek PT Layar Nusantara Gas yang saat ini beroperasi di Distrik Sumuri.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, aktivitas proyek telah berjalan dan sejumlah subkontraktor sudah mulai mengerjakan pekerjaan di lapangan. Namun, hingga kini belum ada sosialisasi resmi terkait penerimaan tenaga kerja lokal kepada masyarakat di distrik-distrik terdampak langsung.
“Distrik yang menerima dampak langsung, Sumuri , Aroba, Babo dan distrik tetangga di daerah pesisir belum mendapatkan sosialisasi terkait perekrutan tenaga kerja lokal. Padahal ini harus menjadi prioritas,” ujar Andreas.
Menurutnya, informasi yang beredar di masyarakat justru menunjukkan bahwa tenaga kerja yang direkrut sebagian besar berasal dari luar daerah, termasuk dari Sorong. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena masyarakat lokal belum mendapatkan kesempatan yang adil untuk terlibat dalam proyek tersebut.
Andreas juga mempertanyakan peran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Teluk Bintuni dalam mengawasi proses perekrutan tenaga kerja di proyek tersebut. Ia meminta agar seluruh tenaga kerja yang masuk dipastikan telah terdata dan dilaporkan secara resmi.
“Kami di Bintuni memiliki Dinas Tenaga Kerja. Harus dipastikan apakah tenaga kerja yang masuk ini sudah dilaporkan atau belum. Disnaker harus turun langsung, meminta data karyawan, dan mengecek identitas mereka, apakah berasal dari Teluk Bintuni atau dari luar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tenaga kerja lokal dari tujuh distrik yang terdampak langsung harus menjadi prioritas utama dalam perekrutan. Hal ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati dalam dokumen AMDAL proyek.
“Kita tidak mau lagi menjadi penonton di negeri sendiri. Ini sudah menjadi komitmen dalam AMDAL, sehingga harus benar-benar dijalankan,” tambahnya.
Ia berharap Dinas Tenaga Kerja segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Selain itu, ia juga meminta pihak PT Layar Nusantara Gas untuk lebih tegas dalam memastikan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut.
“Harapan kami, Disnaker segera bertindak, dan pihak perusahaan harus tegas memprioritaskan tenaga kerja lokal,” pungkasnya. (BAC/ON).




