Orideknews.com, MANOKWARI, – Dinas Sosial Provinsi Papua Barat melalui UPTD Balai Rehabilitasi Sosial Kabupaten Manokwari terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan anak-anak terlantar yang berada di panti asuhan.
Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sosial paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta paket pencegahan stunting kepada anak-anak di Panti Asuhan Semi Meta Bahagia, SP V Mokwam, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari paket Family Kid, paket PHBS, paket pencegahan stunting, beras, minyak goreng, serta pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi mereka.
Mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, kepala bidang Rehabilitasi Sosial Luther Krimadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan, penyaluran bantuan merupakan wujud perhatian pemerintah melalui Kepala UPTD Balai Rehabilitasi Sosial Kabupaten Manokwari kepada anak-anak yang berada di panti asuhan, meskipun saat ini pemerintah menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
Ia menyebut, kondisi efisiensi yang terjadi membuat sejumlah program sosial belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Namun demikian, pemerintah tetap berupaya menjalankan tugas dan fungsi pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yang berada di panti asuhan.
“Kami mengalami efisiensi anggaran sehingga ada beberapa program yang belum dapat kami laksanakan secara optimal. Namun dalam kondisi seperti ini kami tetap berusaha hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak di panti asuhan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan kondisi nasional semakin membaik sehingga pihaknya dapat menjalankan seluruh tugas dan fungsi kami dengan lebih maksimal.
Ia juga menyatakan anak-anak yang berada di panti asuhan merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, perhatian terhadap kebutuhan mereka harus terus diberikan oleh semua pihak.
“Mudah-mudahan ke depan kondisi kita akan lebih baik dan kita bisa memberikan yang lebih baik lagi. Anak-anak ini adalah harapan negara dan bangsa di masa depan yang harus kita jaga dan perhatikan bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Balai Rehabilitasi Sosial Kabupaten Manokwari Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, dr. Feny Mayana Paisey, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan sosial yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di lingkungan panti asuhan.
Menurut dr. Feny, edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui penerapan PHBS, anak-anak dapat terhindar dari berbagai penyakit dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
“Kami melakukan kunjungan ke panti asuhan untuk memberikan bantuan dalam rangka kegiatan PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Program ini tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta pola hidup sehat sejak usia dini,” jelas dr. Feny.
Menurut mantan Kabid Kesmas Dinkes Papua Barat ini, bahwa pemberian paket pencegahan stunting merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.
Kata dr. Feny, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.
“Anak-anak yang ada di panti asuhan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, kesehatan yang baik, dan pemenuhan kebutuhan gizi yang cukup. Karena itu, kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka,” ujarnya.
Dr. Feny juga berharap bantuan yang disalurkan tidak dinilai dari besar atau kecilnya jumlah yang diberikan, melainkan dari nilai kepedulian dan perhatian pemerintah kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi anak-anak di sini. Yang terpenting bukan besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana pemerintah hadir dan menunjukkan kepeduliannya kepada mereka yang membutuhkan. Semoga anak-anak tetap sehat, semangat belajar, dan kelak menjadi generasi yang membanggakan Papua Barat dan Indonesia,” tambahnya. (ALW/ON).




