Orideknews.com, MANOKWARI, – Panitia pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV Tahun 2026 memastikan seluruh persiapan utama untuk menyambut ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia telah dimantapkan menjelang pelaksanaan kegiatan di Manokwari, Papua Barat.
Pembukaan PESPARAWI Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari. Kegiatan tersebut akan menjadi momen berkumpulnya peserta, ofisial, dan tamu dari 38 provinsi dalam ajang pengembangan bakat, seni, serta pembinaan paduan suara gerejawi tingkat nasional.
Ketua Harian Panitia PESPARAWI Nasional XIV, Jacob Fonataba, mengatakan berbagai kebutuhan pendukung telah dipersiapkan secara matang, mulai dari akomodasi, transportasi lokal hingga penginapan bagi seluruh peserta dan tamu yang akan hadir.
“Persiapan untuk penyambutan duta-duta maupun tamu PESPARAWI sudah kami mantapkan. Mulai dari akomodasi, transportasi lokal, hingga tempat penginapan seluruhnya telah disiapkan,” ujar Fonataba.
Menurut dia, kedatangan kontingen dari seluruh Indonesia akan berlangsung secara bertahap mulai 13 hingga 20 Juni 2026. Selain peserta dan ofisial, sejumlah tamu kehormatan serta tamu VIP juga dijadwalkan tiba di Manokwari menjelang pembukaan kegiatan.
Ia berharap seluruh kontingen dapat tiba sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai agenda.
Selain menyiapkan proses kedatangan peserta, Fonataba juga memastikan kesiapan seluruh venue perlombaan. Sebelum kompetisi dimulai, setiap kontingen akan diberikan kesempatan untuk melakukan uji pentas guna menyesuaikan diri dengan lokasi lomba, tata panggung, serta sistem pendukung yang digunakan selama perlombaan.
Rangkaian lomba PESPARAWI Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Juni 2026 dan dilanjutkan kembali pada 26–27 Juni 2026. Berbagai kategori lomba akan diikuti peserta dari seluruh provinsi yang akan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang paduan suara gerejawi.
Fonataba menilai penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni dan keagamaan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, serta tamu dari berbagai wilayah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya kegiatan.
Berbagai sektor usaha lokal, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga jasa lainnya, diproyeksikan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas kunjungan selama pelaksanaan PESPARAWI.
“Peserta yang datang tentu akan melakukan berbagai transaksi untuk memenuhi kebutuhan selama berada di Manokwari. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” tambah Fonataba. (ALW/ON)


