BerandaKesehatanPKB Dinkes Papua Barat, 413 Warga Terlayani di Isim, Dokter Spesialis Ungkap...

PKB Dinkes Papua Barat, 413 Warga Terlayani di Isim, Dokter Spesialis Ungkap Kasus Dominan

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI SELATAN, – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat kembali menghadirkan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Kali ini, pelayanan digelar di Distrik Isim, Kabupaten Manokwari Selatan, pada 2–5 Agustus 2026, dengan menjangkau tujuh kampung, yakni Isim, Tubes, Duhugesa, Umusi, Dibera, Inyuara, dan Tahosta.

Program yang diinisiasi Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi memperluas akses layanan kesehatan melalui sistem jemput bola, sehingga masyarakat di daerah yang sulit dijangkau tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Papua Barat menerjunkan tim medis lintas bidang, termasuk sejumlah dokter spesialis, yakni dr. Maria C.H. Warwe, Sp.A, dr. Asmawati Adnan, Sp.T.H.T.K.L., dr. Siti R. Saifoeddin, MPH, dr. Nur Wahida, serta dokter spesialis penyakit dalam dr. Fransiska R. Liling, Sp.PD.

Sejak hari pertama pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi 192 Warga dari Kampung Duhugesa, Umusi, Dibera, dan Inyuara memadati lokasi pelayanan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Hari kedua, sebanyak 221 warga di Kampung Isim, Tubes, Umusi, dan Tahosta terlayani, Beragam layanan diberikan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, malaria, hingga penilaian status gizi bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

dokter spesialis penyakit dalam dr. Fransiska R. Liling, Sp.PD.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Fransiska R. Liling, Sp.PD, mengungkapkan, hasil pemeriksaan menemukan sejumlah masalah kesehatan yang cukup menonjol di kalangan masyarakat Distrik Isim.

“Penyakit yang paling banyak kami temukan adalah sindrom dispepsia atau gangguan lambung, kemudian hipertensi,” ujar dr. Fransiska.

Ia mengatakan, sejumlah warga bahkan baru mengetahui dirinya menderita tekanan darah tinggi setelah menjalani pemeriksaan dalam kegiatan tersebut.

“Ada beberapa pasien yang sebelumnya belum mengetahui bahwa mereka mengalami hipertensi,” katanya.

Selain itu, hasil pemeriksaan laboratorium juga menunjukkan sebagian besar warga memiliki kadar asam urat yang tinggi. Tim medis juga menemukan beberapa kasus anemia yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin (Hb).

Salah satu pasien asal Kampung Isim, perlihatkan resep obat yang diterima dari dokter spesialis usai Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Dinkes Papua Barat.

Melihat kondisi tersebut, dr. Fransiska mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang telah memiliki riwayat hipertensi maupun mereka yang telah memasuki usia di atas 40 tahun.

“Pasien dengan tekanan darah tinggi harus rutin melakukan kontrol agar kondisinya tetap terpantau. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berusia di atas 40 tahun, agar lebih rutin memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Pose bersama Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Tim Nakes Puskesmas Isim, usai PKB di kampung Isim.

Sementara itu, Kepala Seksi Layanan Primer Dinkes Papua Barat, dr. Siti R. Saifoeddin, MPH menambahkan bahwa Pelayanan Kesehatan Bergerak ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinkes mengharapkan masyarakat di wilayah pedalaman dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang setara dengan masyarakat di perkotaan, termasuk layanan dokter spesialis yang selama ini sulit dijangkau akibat keterbatasan akses geografis.

“Program ini juga kami harapkan mampu meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan,” katanya. (ALW/ON)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini