BerandaManokwariNama dan Foto Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma Diduga Dicatut...

Nama dan Foto Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma Diduga Dicatut untuk Meminta Bantuan

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI, – Nama dan foto Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum yang juga merupakan Rektor Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP), diduga dicatut oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menghubungi masyarakat melalui aplikasi WhatsApp.

Dugaan pencatutan tersebut terlihat dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beredar. Dalam percakapan itu, akun dengan nomor +62 858-2414-8552 menggunakan nama Filep Wamafma serta memasang foto profil yang diduga merupakan foto Filep Wamafma.

Dalam percakapan tersebut, akun itu terlebih dahulu menyapa penerima pesan dengan ucapan selamat pagi dan menanyakan keberadaannya.

Setelah mendapat jawaban bahwa penerima pesan masih berada di rumah, akun tersebut kemudian menyampaikan, “Baik kebetulan kalau masih dirumah BPK mau minta bantu sementara.”

Namun, dari tangkapan layar yang beredar, belum diketahui secara pasti bentuk bantuan yang diminta maupun tujuan permintaan tersebut. Percakapan terlihat masih berlanjut ketika penerima pesan menanyakan, “Gimana Bpk,” sebelum percakapan tersebut tidak lagi terlihat dalam tangkapan layar.

Menanggapi hal tersebut, Filep Wamafma mengimbau masyarakat agar tidak merespons atau menindaklanjuti pesan dari nomor tersebut, karena akun yang menggunakan nama dan fotonya itu bukan miliknya dan diduga merupakan modus penipuan.

Filep juga meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila menerima pesan yang mengatasnamakan dirinya, terlebih jika dalam komunikasi tersebut terdapat permintaan bantuan, uang, transfer dana, maupun bentuk transaksi lainnya.

“Jangan direspons. Itu penipuan,” demikian imbauan Filep kepada masyarakat.

Ia mengingatkan masyarakat agar terlebih dahulu melakukan konfirmasi melalui saluran komunikasi yang dapat dipercaya apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.

Pencatutan identitas menggunakan nama dan foto tokoh publik melalui aplikasi pesan instan merupakan modus yang perlu diwaspadai. Masyarakat diharapkan tidak langsung memenuhi permintaan dari nomor yang tidak dikenal dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan serupa.

Filep menegaskan masyarakat tidak perlu merespons pesan dari nomor tersebut dan diminta berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini