BerandaKesehatanSukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah 2026, Pemkab Manokwari Bentuk Komitmen Lintas Sektor

Sukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah 2026, Pemkab Manokwari Bentuk Komitmen Lintas Sektor

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI, – Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Kesehatan bersama sejumlah pemangku kepentingan menandatangani Komitmen Bersama Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi sekaligus mendukung terwujudnya Gerakan Sekolah Sehat.

Komitmen yang disepakati dalam Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Billy Jaya Hotel, Manokwari, pada Rabu (15/7/2026), melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Bappeda, Dinas Sosial, DP3AKB, perwakilan distrik, TP-PKK, puskesmas, serta Pokja BERLIAN dan Pokja Gerakan Sekolah Sehat.

Komitmen tersebut dilatarbelakangi tingginya beban Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) di Kabupaten Manokwari. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, sepanjang periode 2023–2026 tercatat 305 kasus PD3I, dengan 285 di antaranya merupakan kasus campak-rubella, termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 2023 yang mencapai 259 kasus. Selain itu, hingga Minggu Epidemiologi ke-24 Tahun 2026, kasus difteri meningkat menjadi lima kasus atau tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Dokumen tersebut juga mengungkapkan bahwa cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kabupaten Manokwari pada 2026 baru mencapai 31,9 persen, sementara cakupan DPT-HB-Hib dosis ketiga hanya 18,7 persen. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar anak usia sekolah belum memiliki riwayat imunisasi yang lengkap.

Di sisi lain, Manokwari juga menjadi salah satu kabupaten prioritas nasional dalam percepatan penurunan stunting, sehingga upaya imunisasi dipandang harus berjalan seiring dengan perbaikan status gizi anak.

Melalui komitmen bersama tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan BIAS, dimulai dari validasi data sasaran peserta didik kelas 1, 2, 5, 6 SD serta kelas 9 SMP, penyusunan jadwal pelayanan imunisasi, hingga penerbitan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan.

Selain itu, Dinas Kesehatan bersama Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama akan menerapkan Raport Imunisasi Anak Sekolah bagi peserta didik PAUD, TK, dan SD. Dokumen ini akan menjadi bagian dari administrasi sekolah untuk memantau status imunisasi setiap anak, sekaligus memudahkan pelaksanaan imunisasi kejar bagi peserta didik yang belum melengkapi imunisasinya. Data pelayanan imunisasi nantinya juga akan dicatat melalui aplikasi ASIK yang terintegrasi dengan SATUSEHAT.

Komitmen tersebut juga mengatur pelibatan kepala sekolah, pemerintah distrik, TP-PKK, Dinas Sosial, serta DP3KB dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan orang tua mengenai pentingnya imunisasi guna mengurangi keraguan terhadap program BIAS.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinas Kesehatan akan melakukan pemantauan cakupan imunisasi secara harian dan mingguan. Puskesmas dengan capaian di bawah 50 persen pada minggu kedua akan mendapatkan pendampingan khusus, sedangkan evaluasi lintas sektor dijadwalkan berlangsung pada September dan Desember 2026. Hasil pelaksanaan komitmen bersama akan dilaporkan kepada Bupati Manokwari sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pihak juga menyepakati matriks rencana aksi yang mencakup penerbitan surat edaran, pendataan sasaran, audit kesiapan rantai dingin vaksin, distribusi logistik, pelaksanaan BIAS pada Agustus dan November 2026, hingga evaluasi bersama lintas sektor. Target yang ditetapkan adalah cakupan imunisasi minimal 95 persen untuk sebagian besar jenis vaksin yang diberikan kepada peserta didik.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini