BerandaKesehatanDukungan UNICEF, Dinkes Manokwari Gandeng Lintas Sektor Genjot Cakupan Imunisasi

Dukungan UNICEF, Dinkes Manokwari Gandeng Lintas Sektor Genjot Cakupan Imunisasi

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI – Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari terus memperkuat strategi peningkatan cakupan imunisasi rutin dan imunisasi heksavalen melalui pemanfaatan data yang lebih efektif serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Upaya tersebut dilakukan dengan dukungan UNICEF melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dalam kegiatan Penguatan Pemanfaatan Data untuk Meningkatkan Cakupan Imunisasi Rutin dan Heksavalen di Kabupaten Manokwari Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, mengungkapkan hingga semester pertama tahun 2026 capaian imunisasi di Kabupaten Manokwari masih berada di bawah angka 50 persen. Capaian tersebut dinilai masih jauh dari target nasional yang berada pada kisaran 80 hingga 95 persen.

“Target kita adalah 95 persen, tetapi sampai semester pertama capaian kita masih di bawah 50 persen. Artinya masih sangat jauh dari harapan sehingga kita perlu mencari strategi dan langkah bersama agar target tersebut dapat tercapai,” ujar Alexander saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dijawab melalui kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan. Pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengetahui wilayah-wilayah dengan cakupan rendah sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Alexander juga mengingatkan pentingnya pertukaran pengalaman dan strategi antar-puskesmas. Puskesmas yang telah berhasil mencapai target diharapkan dapat berbagi metode dan pendekatan yang terbukti efektif kepada puskesmas lain yang masih menghadapi kendala dalam meningkatkan cakupan imunisasi.

“Kalau ada puskesmas yang sudah berhasil mencapai target, silakan berbagi strategi dan pengalaman agar bisa diterapkan di wilayah lain,” katanya.

Selain fasilitas kesehatan pemerintah, ia menilai keterlibatan rumah sakit dan sektor swasta juga sangat penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi. Menurutnya, peningkatan derajat kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pelayanan kesehatan.

Lebih jauh, Alexander menegaskan keberhasilan program imunisasi merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi sehat menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

“Kalau target ini bisa kita capai, maka itu menjadi kebanggaan bersama karena kita ikut mempersiapkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Ia juga meminta agar koordinasi antarinstansi tidak hanya dilakukan dalam pertemuan rutin triwulanan, tetapi dapat dilakukan secara lebih intensif melalui Dinas Kesehatan Kabupaten sebagai pemilik wilayah agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.

Alexander mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan imunisasi di lapangan.

“Mari manfaatkan pertemuan ini sebaik mungkin untuk mencari solusi atas kendala yang ada, agar kita bisa bersama-sama melihat mengapa cakupan kita belum meningkat dan bagaimana cara mengatasinya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi koordinasi teknis dan penguatan pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan program, pemetaan wilayah prioritas, serta penentuan langkah intervensi untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin dan heksavalen di Kabupaten Manokwari. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini