Orideknews.com, Manokwari, – Torehan membanggakan diukir Tim Paduan Suara Anak (PSA) Kabupaten Nunukan pada ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Tim asal wilayah perbatasan ini sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara), sekaligus membuka jalan menuju target tiga emas di panggung nasional.
Penampilan memukau dengan harmonisasi suara indah dan penghayatan yang kuat mengantarkan PSA Nunukan meraih predikat terbaik di kategorinya. Ketua LPPD Kaltara sekaligus Ketua Rombongan, Norhayati Andris, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Kami sangat bersyukur, tim Paduan Suara Anak dari Kabupaten Nunukan berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Kalimantan Utara. Ini menjadi salah satu capaian terbaik kontingen kami pada Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya.
Norhayati menegaskan, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras peserta, pelatih, pendamping, serta dukungan berbagai pihak yang mempersiapkan tim sejak jauh hari. Penundaan pelaksanaan Pesparawi dari 2025 ke 2026 juga memberi waktu lebih panjang untuk meningkatkan kualitas vokal, kekompakan tim, dan kesiapan mental.
Prestasi PSA Nunukan menjadi penyemangat bagi seluruh kontingen Kaltara. Hingga akhir kompetisi, Kaltara berhasil menorehkan tiga medali emas dan empat medali perak. Selain emas dari Nunukan, dua emas lainnya diraih melalui kategori Musik Pop Gerejawi (MPG) Kabupaten Malinau serta kategori Solo Remaja Pemuda Putra (SRPA) yang dipersembahkan Abraham dari Malinau. Adapun empat perak diperoleh dari Vocal Group Kota Tarakan, Solo Remaja Pemuda Putri Kabupaten Malinau, serta kategori Solo Anak Usia 11–15 Tahun dan Solo Anak Usia 7–10 Tahun dari Kabupaten Bulungan.
Ketua Rombongan Kabupaten Nunukan, Freddy Gromiko, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan intensif selama tujuh bulan. “Semangat anak-anak luar biasa, mereka tampil penuh percaya diri dan memberikan penampilan terbaik. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak,” ungkapnya. (ALW/ON)