Orideknews.com, MANOKWARI, – Kontingen Provinsi Papua menyatakan komitmennya untuk meraih hasil terbaik, bahkan menargetkan gelar juara (champion), dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang berlangsung di Papua Barat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Biak Numfor yang juga Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, ST., MM., usai penampilan kategori Musik Pop Gereja (MPG) yang diwakili Kontingen Papua.
Menurut Zacharias, seluruh tim bersyukur karena penampilan MPG berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari persembahan pujian kepada Tuhan dalam ajang nasional tersebut.
“Pertama-tama kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan-Nya sehingga tim Musik Pop Gereja Provinsi Papua dapat menyelesaikan penampilannya dengan baik. Puji Tuhan, penampilan yang ditunjukkan berlangsung sangat baik dan kami percaya Tuhan senantiasa menyertai setiap proses yang telah dilalui,” ujarnya di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat.
Ia menegaskan, Kontingen Papua datang ke Pesparawi Nasional XIV dengan semangat untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
“Target kami tentu memberikan yang terbaik. Jika Tuhan berkenan, kami ingin menjadi champion. Komitmen kami adalah tampil maksimal dan meraih hasil terbaik bagi Provinsi Papua,” katanya.
Untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta, Zacharias hadir langsung bersama Ketua Kontingen dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perjuangan para peserta yang telah menjalani persiapan panjang.
Ia menjelaskan, Kabupaten Biak Numfor menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam komposisi Kontingen Papua. Dari 12 kategori yang diperlombakan pada Pesparawi Nasional XIV, enam kategori di antaranya diwakili peserta asal Kabupaten Biak Numfor.
“Biak Numfor hadir dengan kekuatan penuh untuk mendukung enam kategori yang dipercayakan mewakili Provinsi Papua. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami,” ungkapnya.
Zacharias juga mengapresiasi dedikasi seluruh peserta yang telah menjalani proses latihan dan pembinaan selama hampir satu tahun sebelum tampil di panggung nasional.
Menurutnya, kerja keras tersebut terlihat dari penampilan para peserta yang tampil penuh keyakinan dan mampu menyampaikan pesan-pesan iman melalui pujian yang dibawakan.
“Hampir satu tahun mereka melakukan persiapan. Puji Tuhan, hari ini mereka bisa tampil dengan penuh keyakinan. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan terbaik, tetapi juga memberikan inspirasi bahwa memuji Tuhan dapat dilakukan di segala tempat dan kesempatan,” tuturnya.
Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Ia berharap Kontingen Papua dapat memberikan kontribusi positif serta warna tersendiri dalam perhelatan paduan suara gerejawi terbesar di Indonesia tersebut. Bagi para peserta, keikutsertaan dalam Pesparawi bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pelayanan dan kesaksian iman.
Meski sejumlah kategori telah tampil, perjuangan Kontingen Papua masih berlanjut. Zacharias menyebut masih ada dua kategori yang akan bertanding pada Jumat dan Sabtu mendatang.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat Kabupaten Biak Numfor, untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi seluruh peserta.
“Kami memohon dukungan, doa, dan restu dari seluruh masyarakat Provinsi Papua, terutama masyarakat Kabupaten Biak Numfor, agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kekuatan, dan hasil yang terbaik dalam setiap penampilan,” pungkasnya.
Diketahui, Zacharias L. Mailoa, ST., MM. merupakan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor yang dilantik secara resmi oleh Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra pada 18 Mei 2026. Sebelum dilantik sebagai Pj. Sekda, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekda Kabupaten Biak Numfor sejak tahun 2022. Selain itu, Zacharias juga dipercaya sebagai Ketua Umum LPPD Kabupaten Biak Numfor yang aktif mendukung pembinaan dan pengembangan kegiatan Pesparawi di daerah tersebut.



