BerandaKesehatanDinkes Papua Barat Intervensi ORI Campak-Rubella di Sidey, Cakupan Manokwari Capai 121,3...

Dinkes Papua Barat Intervensi ORI Campak-Rubella di Sidey, Cakupan Manokwari Capai 121,3 Persen

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, Manokwari, – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan imunisasi campak-rubela di Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari pada Senin, (19/10/26). Kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai berperan penting dalam meningkatkan cakupan imunisasi sebagai bagian dari penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak-rubela.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr.Alwan Rimosan melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Billy G. Makamur, mengatakan keberhasilan pelaksanaan imunisasi tidak terlepas dari dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, pemerintah distrik, puskesmas, dan seluruh tim yang terlibat di lapangan.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Papua Barat, Billy G Makamur.

Billy menyebutkan, cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Sidey sebelumnya telah mencapai 99 persen. Ia optimistis capaian tersebut dapat ditingkatkan hingga 100 persen dengan melanjutkan penelusuran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

“Kami yakin bahwa cakupan imunisasi ini bisa mencapai 100 persen lebih,” ujar Billy.

Menurutnya, upaya menjangkau seluruh anak sasaran membutuhkan koordinasi yang berkelanjutan agar tidak ada anak yang terlewatkan dari pelayanan imunisasi.

Ia juga mengapresiasi peran insan pers dalam menyebarluaskan informasi mengenai pelaksanaan imunisasi kepada masyarakat. Dukungan media dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang manfaat imunisasi dan mendorong partisipasi dalam upaya pencegahan penularan campak-rubela.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Distrik Sidey, Puskesmas Sidey, serta dukungan Puskesmas Sowi dan Puskesmas Wosi dalam pelaksanaan intervensi imunisasi.

Mince menjelaskan, cakupan imunisasi di wilayah Sidey mengalami peningkatan dari sebelumnya 67 persen menjadi 97,6 persen saat pelaksanaan intervensi. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama petugas kesehatan bersama pemerintah distrik dan berbagai pihak terkait.

Ia mengatakan, saat itu masih terdapat 12 anak yang perlu ditelusuri untuk mendapatkan imunisasi. Karena itu, petugas berupaya melanjutkan pelayanan dan penjangkauan agar cakupan dapat mencapai 100 persen.

Mince menegaskan, kerja sama lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pencapaian target imunisasi sekaligus mendukung penanggulangan KLB campak-rubela di Kabupaten Manokwari.

Apresiasi juga disampaikan Perwakilan Distrik Sidey, Sulistyawati. Ia menyampaikan terima kasih kepada tim surveilans Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, serta jajaran Puskesmas Sidey, Sowi, dan Wosi yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan imunisasi.

Menurut Sulistyawati, dukungan berbagai pihak membantu meningkatkan cakupan imunisasi di Distrik Sidey. Ia berharap koordinasi tersebut terus dipertahankan sehingga seluruh anak sasaran dapat memperoleh pelayanan imunisasi.

Pengelola Program Imunisasi Dinkes Papua Barat, Hendrik Marisan menambahkan, berdasarkan pembaruan cakupan imunisasi per 20 Oktober 2026, pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak-Rubela di Kabupaten Manokwari mencatat sebanyak 9.300 dosis dari sasaran 7.667 anak. Cakupan tersebut mencapai 121,3 persen, melampaui target minimal 95 persen.

Dari total tersebut, sebanyak 5.123 dosis tercatat pada ORI 1 dan 4.177 dosis pada ORI 2. Seluruh 16 puskesmas di Kabupaten Manokwari juga telah mencapai cakupan minimal 95 persen.

Adapun puskesmas yang telah mencapai target tersebut meliputi Masni, Sowi IV, Warmare, Mokwam, Pasir Putih, Nuni, Wosi, Macuan, Mowbja, Tanah Rubuh, Maripi, Pulau Mansinam, Sanggeng, Sidey, Amban, dan SP IV Prafi.

Pada tingkat kampung dan kelurahan, sebanyak 179 dari 186 wilayah telah mencapai cakupan minimal 95 persen. Dengan demikian, masih terdapat tujuh kampung atau kelurahan yang perlu mendapat perhatian untuk mencapai target tersebut.

Data rinci per puskesmas dalam dashboard bertanggal 17 Oktober 2026 mencatat wilayah kerja Puskesmas Sidey memiliki 277 sasaran dan 277 dosis tercatat, atau setara dengan cakupan 100 persen. Angka tersebut merupakan data rinci terakhir yang tersedia untuk Sidey, sedangkan pembaruan 20 Oktober yang disampaikan mencakup capaian tingkat kabupaten.

Pelaksanaan ORI Campak-Rubela dijadwalkan pada 5–17 Oktober 2026 dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga kurang dari 5 tahun. Meski periode pelaksanaan utama telah berakhir, penelusuran sasaran dan pemutakhiran data tetap penting untuk memastikan pemerataan pelayanan.

“Harapannya sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah distrik, masyarakat, dan media terus diperkuat agar capaian imunisasi yang tinggi di tingkat kabupaten diikuti perlindungan yang merata bagi seluruh anak di Kabupaten Manokwari,” pesan Hendrik. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini