BerandaKesehatanLindungi Anak dari Campak, Dinkes Papua Barat-PKM Mokwam Gelar Imunisasi Massal

Lindungi Anak dari Campak, Dinkes Papua Barat-PKM Mokwam Gelar Imunisasi Massal

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI, — Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat melaksanakan imunisasi massal campak melalui program Outbreak Response Immunization (ORI) di Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kampung Amber tersebut dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Frans Abidondifu, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Billy Makamur, Pengelola Program Imunisasi, Hendrik Marisan, Staf Surveilans dan Imunisasi, Kepala Kampung Amber, Kepala Puskesmas Mokwam dan Staf.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang luarbiasa dari orang dan anak-anak dari Kampung Amber dan Kampung Asarbey, total 50 anak mendapatkan imunisasi.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Frans Abidondifu, menegaskan imunisasi merupakan hak setiap anak untuk mendapatkan perlindungan kesehatan. Karena itu, ia meminta para orang tua bertanggung jawab dengan membawa anak-anak mereka ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan imunisasi.

“Imunisasi ini adalah hak anak untuk sehat. Orang tua yang sayang dan bertanggung jawab harus membawa anaknya untuk diimunisasi. Jika orang tua tidak bertanggung jawab, anak yang akan menanggung akibatnya dengan jatuh sakit,” tegas Frans saat memberikan penjelasan kepada masyarakat di Kampung Amber.

Menurutnya, imunisasi campak maupun polio sangat penting untuk membantu membentuk kekebalan tubuh anak terhadap penyakit menular. Dengan mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, anak diharapkan memiliki perlindungan yang lebih baik ketika terpapar penyakit.

Sebaliknya, anak yang tidak mendapatkan imunisasi berisiko mengalami penyakit dengan gejala yang lebih berat. Oleh sebab itu, Frans meminta masyarakat tidak mengabaikan layanan imunisasi yang telah disediakan pemerintah.

Ia juga menanggapi kekhawatiran sebagian orang tua terhadap reaksi yang mungkin muncul setelah anak menerima vaksin. Frans mengimbau para ibu agar tidak panik apabila anak mengalami demam ringan setelah imunisasi.

Namun, apabila demam tinggi, berlangsung lama, atau disertai gejala yang mengkhawatirkan, orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.

Untuk memastikan seluruh anak yang menjadi sasaran mendapatkan pelayanan, Frans turut mengajak masyarakat yang telah hadir agar menyampaikan informasi kepada warga lain yang belum membawa anaknya untuk diimunisasi.

Ia berharap masyarakat berpartisipasi aktif dengan mendatangi lokasi pelayanan imunisasi atau Puskesmas terdekat sehingga anak-anak yang menjadi sasaran tidak terlewat dari upaya perlindungan terhadap penyakit campak.

“Kita berharap semua anak mendapatkan imunisasi sampai selesai, agar anak-anak Papua dapat tumbuh sehat. Kesehatan adalah modal utama agar mereka memiliki masa depan yang baik dan sukses,” ujarnya.

Selain mengajak masyarakat mengikuti program imunisasi, Frans mengingatkan para orang tua agar membiasakan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.

Salah satu langkah sederhana yang perlu diterapkan adalah membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu, Kepala Kampung Amber, Sarah Since Sayori, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan imunisasi massal campak yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dan Puskesmas Mokwam.

Sarah mengatakan, pemerintah kampung selama ini turut mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, khususnya pelayanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Menurutnya, setiap tanggal 7 setiap bulan, pihak kampung secara rutin melaksanakan kegiatan Posyandu, termasuk menimbang berat badan anak dan memantau tumbuh kembang mereka.

Selain pemantauan kesehatan, pihaknya juga memberikan makanan tambahan kepada anak-anak, seperti kacang hijau, sebagai bagian dari dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Kepala Puskesmas Mokwam yang telah melaksanakan imunisasi di Kampung Amber. Ke depan, kami berharap ada kegiatan serupa yang dapat terus mendukung kesehatan anak-anak di Kampung Amber,” ujar Sarah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kampung Amber untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah, terutama dalam mendukung perlindungan kesehatan anak melalui imunisasi.

Sarah meminta orang tua yang belum sempat membawa anaknya mengikuti imunisasi massal agar segera mendatangi Puskesmas Mokwam selama periode pelaksanaan ORI campak untuk mendapatkan pelayanan imunisasi.

Menurutnya, partisipasi orang tua sangat penting agar seluruh anak yang menjadi sasaran memperoleh perlindungan kesehatan secara optimal. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini