BerandaPendidikanDorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tani, Mentan Amran Bantu Hasan Combine Harvester

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tani, Mentan Amran Bantu Hasan Combine Harvester

- Advertisement -spot_img

SURABAYA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan satu unit combine harvester kepada Hasan, wisudawan yatim piatu yang baru menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi. Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi Hasan untuk membangun usaha di sektor pertanian.

Bantuan disampaikan Mentan Amran dalam rangkaian acara wisuda di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Rabu (12/8/2026).

Amran mengatakan, pemberian combine harvester bukan sekadar hadiah wisuda, tetapi bentuk kepercayaan agar Hasan berani membangun masa depan sebagai pengusaha muda pertanian.

“Saya ingin Hasan jadi pengusaha. Alat ini jangan dijual. Jadikan modal usaha, dipakai untuk membantu petani dan menghasilkan pendapatan,” ujar Amran.

Di hadapan para wisudawan, Amran meminta Hasan memanfaatkan alat tersebut secara produktif sekaligus belajar mengoperasikannya secara mandiri.

“Ini alat besar. Belajar bawa sendiri. Kamu harus bisa mengelola alat ini dan menjadi pengusaha,” tegasnya.

Menurut Amran, sektor pertanian kini tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional. Perkembangan mekanisasi dan teknologi telah membuka berbagai peluang bisnis baru bagi generasi muda, termasuk melalui usaha jasa alat dan mesin pertanian (alsintan).

Combine harvester yang diberikan kepada Hasan, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk menyediakan jasa panen bagi petani. Dengan demikian, bantuan tersebut tidak hanya menjadi aset pribadi, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus membantu mempercepat proses panen di tingkat petani.

Amran menilai Hasan memiliki semangat dan karakter yang layak mendapatkan kepercayaan. Karena itu, ia berharap Hasan tidak berhenti setelah meraih gelar sarjana, tetapi melanjutkan perjuangan dengan membangun usaha secara mandiri.

“Hati-hati, jangan sampai alat ini dijual. Hasilnya disimpan, ditabung, dan dikembangkan,” katanya.

Amran menjelaskan, bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki prospek ekonomi.

Menurutnya, kebutuhan jasa mekanisasi pertanian akan terus meningkat seiring percepatan modernisasi sektor pertanian. Generasi muda memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai bisnis pertanian, mulai dari jasa pengolahan lahan, penanaman, panen hingga pengelolaan hasil.

Ia berharap Hasan dapat menjadi contoh bahwa anak muda, termasuk mereka yang berasal dari keluarga sederhana, memiliki peluang untuk tumbuh menjadi pengusaha apabila memperoleh akses teknologi, kepercayaan, serta pendampingan.

“Ini modal untuk masa depan kamu. Saya ingin kamu berhasil, menjadi pengusaha dan membantu petani lainnya,” ujarnya.

Amran menegaskan, pemerintah tidak ingin bantuan kepada generasi muda berhenti pada pemberian aset. Setiap bantuan diharapkan mampu menciptakan kemandirian, pendapatan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Anak muda jangan hanya berpikir mencari pekerjaan. Jadilah pencipta lapangan pekerjaan,” pungkas Amran. (RR/ON)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini