BerandaEkonomi & BisnisBBM Pesisir Kaimana Didorong Jadi Prioritas, Lima Titik Pelayanan Ditargetkan Terealisasi

BBM Pesisir Kaimana Didorong Jadi Prioritas, Lima Titik Pelayanan Ditargetkan Terealisasi

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, KAIMANA, Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Barat, Ferry Aupuray, mendorong pemerintah daerah menjadikan persoalan ketersediaan dan keterjangkauan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah pesisir Kabupaten Kaimana sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Ferry menyampaikan hal tersebut saat membahas agenda pembangunan dan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kaimana. Ia menilai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pesisir, termasuk ketersediaan BBM, perlu mendapat perhatian serius.

“Yang saya lihat dan sempat saya sampaikan kepada Pak Bupati adalah ketersediaan BBM di semua distrik pesisir,” ujar Ferry.

Menurutnya, keterbatasan BBM di wilayah pesisir berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat kampung. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menghadirkan titik-titik pelayanan BBM, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Ia menyebut beberapa wilayah pesisir seperti Distrik Arguni dan distrik lainnya masih membutuhkan dukungan sarana pelayanan BBM yang memadai.

Ferry mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kaimana telah mengusulkan pembangunan lima titik sarana BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir. Ia menyatakan siap ikut mengawal agar rencana tersebut dapat direalisasikan.

“Lepas dari tugas DPR, saya sebagai Ketua Iswana Migas Provinsi Papua Barat akan terus membantu Bupati untuk menyelesaikan lima titik di pesisir itu,” katanya.

Ferry berharap apabila pembangunan lima titik pelayanan BBM tersebut dapat terealisasi, persoalan ketersediaan dan keterjangkauan BBM bagi masyarakat pesisir mulai teratasi pada 2027.

Ia menilai keberadaan titik pelayanan BBM di wilayah pesisir tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan transportasi, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Kalau BBM sudah terjangkau dengan harga murah, masyarakat di kampung-kampung bisa menerima. Mereka punya ekonomi lebih baik, transportasi lancar dan harga ikan bisa jauh lebih terjangkau,” tutur Ferry.

Selain persoalan BBM, Ferry turut menyinggung rencana masuknya sejumlah perusahaan nasional maupun multinasional serta pembangunan ruas Bobara. Ia berharap berbagai program tersebut dapat dikawal bersama sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kaimana.

Ferry juga menilai lima anggota DPR yang berasal dari Kaimana memiliki pemahaman terhadap kondisi dan persoalan daerah karena merupakan putra daerah yang telah mengetahui berbagai tantangan pembangunan di wilayah tersebut.

“Saya hanya menjelaskan satu tugas pokok saya untuk membantu masyarakat Kaimana, yaitu menyelesaikan persoalan BBM di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi BBM yang lebih baik dan harga yang terjangkau akan membantu memperlancar mobilitas masyarakat pesisir sekaligus menekan biaya distribusi hasil perikanan dari kampung-kampung menuju pusat-pusat ekonomi. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini