Orideknews.com, MERAUKE — Sebanyak 1.654 hektare lahan sawah di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, siap ditanami secara serentak pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pencanangan tanam serentak yang dipimpin Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman sebagai upaya mempercepat pengembangan kawasan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke, Josefa Rumaseuw, mengatakan pencanangan tanam serentak tersebut merupakan bagian dari program cetak sawah rakyat yang tengah dikembangkan pemerintah.
Menurutnya, Kabupaten Merauke menjadi salah satu wilayah prioritas pengembangan sektor pertanian karena memiliki potensi lahan yang luas, mencapai sekitar 1,2 juta hektare.
“Pencanangan tanam serentak ini merupakan bagian dari program cetak sawah rakyat yang diarahkan untuk mendukung target swasembada pangan nasional,” kata Josefa.
Selain membuka lahan persawahan baru, pemerintah juga melanjutkan pengembangan sektor pertanian melalui program optimalisasi lahan.
Josefa menyebut, pada 2015 saat Andi Amran Sulaiman juga menjabat Menteri Pertanian, pemerintah telah melakukan pencetakan sawah sekitar 10 ribu hektare di Merauke. Lahan tersebut kini menjadi salah satu fondasi pengembangan pertanian di wilayah selatan Papua.
Meski Merauke saat ini memasuki musim kemarau dan menghadapi dampak fenomena El Nino, pemerintah tetap optimistis seluruh lahan seluas 1.654 hektare di Waninggap Kai dapat ditanami.
“Meski saat ini Merauke memasuki musim kemarau dan dipengaruhi fenomena El Nino, pemerintah tetap optimistis seluruh lahan seluas 1.654 hektare dapat ditanami,” ujar Josefa.
Optimisme tersebut, lanjutnya, didukung ketersediaan sumber air di kawasan Waninggap Kai yang masih dinilai memadai. Pasokan air berasal dari rawa-rawa di sekitar kawasan pertanian serta didukung pembangunan jaringan irigasi.
Jaringan tersebut meliputi saluran primer, sekunder hingga tersier untuk memastikan distribusi air dapat menjangkau areal persawahan.
Pemerintah juga merencanakan pembangunan sejumlah pintu air guna mengatur dan mengoptimalkan aliran air dari sumber-sumber yang tersedia menuju lahan pertanian.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kering, Kementerian Pertanian turut memberikan bantuan pompa air. Bantuan tersebut diharapkan memastikan kebutuhan irigasi tetap terpenuhi sehingga proses tanam hingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal.
Pencanangan tanam serentak di Waninggap Kai diharapkan menjadi bagian dari percepatan pengembangan kawasan pertanian Merauke sekaligus memperkuat peran Papua Selatan dalam mendukung produksi pangan nasional. (RR/ON)

