Orideknews.com, MANOKWARI, – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memasang target tinggi pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026. Berbekal capaian lima besar pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta, Sulut optimistis mampu meraih gelar juara umum tahun ini.
Ketua III Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) Sulawesi Utara, Steven Maid, mengatakan seluruh persiapan kontingen telah dimatangkan untuk menghadapi persaingan dengan peserta dari 37 provinsi di Indonesia.
“Kami masuk lima besar pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta. Dengan persiapan yang kami lakukan saat ini, target kami adalah meraih juara umum pada Pesparawi Nasional XIV,” ujar Steven saat ditemui di Manokwari, Senin (15/6/2026).
Sulawesi Utara mengirimkan sebanyak 271 peserta yang terdiri dari kontingen dewasa serta anak dan remaja. Mereka akan mengikuti berbagai kategori lomba yang dipertandingkan selama pelaksanaan Pesparawi Nasional.
Menurut Steven, kontingen anak dan remaja menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan ke Manokwari. Sebanyak 55 peserta telah tiba dan akan mengikuti satu kategori paduan suara anak serta empat kategori vokal solo.
Sementara itu, peserta dewasa dijadwalkan datang secara bertahap menyesuaikan jadwal perlombaan yang akan diikuti.
“Hari ini kontingen anak dan remaja tiba lebih dahulu. Kontingen lainnya akan menyusul pada 17, 19, hingga 20 Juni sesuai jadwal lomba masing-masing,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV, Richard Alfons, mengungkapkan bahwa kontingen Sulawesi Utara menjadi peserta pertama yang tiba di Manokwari menjelang pembukaan ajang nasional tersebut.
Ia menyebutkan, panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan penyambutan dan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan kelancaran kedatangan seluruh kontingen dari berbagai daerah.
“Kontingen Sulawesi Utara menjadi yang pertama tiba di Manokwari. Besok, Selasa (16/6), delapan kontingen dari berbagai provinsi juga dijadwalkan tiba,” ujar Richard.
Delapan provinsi yang telah mengonfirmasi kedatangan pada 16 Juni antara lain Aceh, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah daerah lainnya. Panitia juga mencatat beberapa provinsi memilih menggunakan pesawat sewaan untuk menjangkau Manokwari.
Richard menjelaskan, panitia terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna memastikan kelancaran penerbangan reguler menuju Manokwari selama masa kedatangan peserta.
“Untuk kontingen dari Maluku dan Maluku Utara, mereka menggunakan pesawat sewaan. Sementara kontingen lainnya memanfaatkan penerbangan komersial yang telah disiapkan,” katanya.




