Top 5 This Week

Related Posts

Insiden Tawuran di SMA Taruna Kasuari, DPRP PB Minta Evaluasi Menyeluruh

Orideknews.com, Manokwari – Anggota DPR Papua Barat, Ahmad Kuddus, menyoroti insiden tawuran antar siswa yang terjadi di SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat.

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh siswa kelas XI pada Rabu, (22/4) malam, mengakibatkan sekitar delapan siswa kelas X mengalami luka-luka hingga dilarikan ke RSAL Manokwari untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurutnya, peristiwa bentrokan antara siswa senior dan junior tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius. Ia menyatakan, sebagai sekolah unggulan, SMA Taruna Kasuari memiliki peran penting sebagai cerminan kualitas pendidikan di Papua Barat, baik saat ini maupun di masa mendatang.

“Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Sekolah ini adalah salah satu representasi kualitas pendidikan di Papua Barat,” ujar Ahmad Kuddus melalui sambungan telepon. 

Politisi Golkar ini mengungkapkan, Komisi II DPR Papua Barat bersama pimpinan DPR telah bergerak cepat dengan mengunjungi lokasi kejadian. Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPR bertemu dengan pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, tenaga pengajar, Kepala Dinas Pendidikan, serta orang tua siswa.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari solusi sekaligus menyelesaikan persoalan yang terjadi. DPR Papua Barat juga dijadwalkan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan pihak SMA Taruna Kasuari Nusantara guna membahas lebih lanjut insiden tersebut.

“Kita perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden ini agar tidak terulang kembali. Fokus kita adalah menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik di Papua Barat,” ucapnya.

Melalui RDP tersebut, diharapkan dapat ditemukan akar permasalahan serta kendala yang selama ini terjadi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam sistem pendidikan secara umum di Papua Barat.

Ahmad Kuddus juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang tepat terhadap para siswa, termasuk penerapan sistem pendidikan dan pola pembinaan yang lebih baik.

“Ini menjadi cambuk bagi kita semua. Anak-anak kita membutuhkan perlakuan, pembinaan, dan sistem yang baik agar mereka dapat berkembang sesuai harapan,” katanya.

Ia juga mengimbau semua pihak untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang tengah menyelidiki kasus tersebut guna mengetahui penyebab utama insiden.

Selain itu, Ahmad Kuddus meminta masyarakat, khususnya orang tua siswa, tetap percaya terhadap kualitas SMA Taruna Kasuari sebagai salah satu sekolah unggulan di Papua Barat.

“Kita ingin memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, sekaligus menjaga kepercayaan orang tua bahwa sekolah ini tetap menjadi tempat pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka,” ujarnya.

Ia pun optimis bahwa para siswa di Papua Barat akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Provinsi Papua Barat. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles