Top 5 This Week

Related Posts

Gerak Tanam Bersama CSR Gurinda Jaya, Langkah Kementan Perkuat Swasembada Pangan

Orideknews.com, Merauke, – Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kampung Gurinda Jaya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, digelar pada Selasa (31/3/26).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi penyuluh pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Ia mendorong seluruh jajaran, mulai dari penyuluh hingga petani, untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia agar produktivitas terus meningkat.

“Gerakan tanam harus dilakukan secara masif dan terukur. Kita tidak boleh menunda, karena momentum musim sangat menentukan keberhasilan produksi pangan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT ini dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, bersama jajaran penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam arahannya, Idha menekankan pentingnya percepatan realisasi tanam di lahan yang telah disiapkan. Ia optimistis target penanaman dapat tercapai sepenuhnya dalam waktu dekat, mengingat semangat para penyuluh dan petani di lapangan.

“Masih ada waktu sekitar satu minggu. Saya yakin rekan-rekan penyuluh mampu mendorong petani untuk segera menanam hingga mencapai 100 persen dari target yang ada,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para penyuluh pertanian di Papua Selatan yang dinilai luar biasa dalam mendampingi petani. Menurutnya, peran penyuluh menjadi kunci dalam meyakinkan petani untuk terus melakukan percepatan tanam.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, O’eng Anwarudin, melaporkan bahwa potensi lahan pertanian di Distrik Jagebob cukup besar dan memiliki keunggulan geografis dibanding wilayah lain di Merauke.

“Distrik ini relatif aman dari banjir dan intrusi air laut. Meski mengandalkan air hujan karena posisinya lebih tinggi, sudah disiasati dengan pembangunan long storage untuk mendukung kebutuhan air pertanian,” jelasnya.

Ia menyebutkan, total luas lahan di wilayah tersebut mencapai ribuan hektare yang tersebar di beberapa lokasi. Khusus di Kampung Gurinda Jaya, telah terbentuk delapan brigade pangan yang aktif mendukung kegiatan pertanian.

Selain itu, capaian sektor pertanian di Kabupaten Merauke juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, luas panen meningkat hingga 67 persen, diikuti peningkatan produksi gabah dan beras sebesar 66 persen.

“Ini capaian yang sangat signifikan dan menjadi bukti bahwa kolaborasi semua pihak berjalan baik. Bahkan sempat terjadi surplus produksi hingga petani kesulitan menjual hasil panennya,” ungkapnya.

Ke depan, pemerintah berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui optimalisasi lahan, penguatan kelembagaan petani, serta dukungan berkelanjutan dari penyuluh pertanian.

Gerakan tanam di lahan CSR Gurinda Jaya ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Papua dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. (RR/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles