Orideknews.com, MANOKWARI, – Sebanyak 83 tim mengikuti kompetisi kreatif dalam rangkaian kegiatan Sumpah Pemuda bertajuk “Ruang Sinema dan Opini: Menatap Masa Depan Lewat Lensa dan Gagasan” yang diselenggarakan Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP) berkolaborasi dengan Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum.
Ketua Panitia, Putryanda Permatahati Leihitu, S.Kom., M.M., menyampaikan hal tersebut dalam laporan panitia pada puncak acara Sumpah Pemuda yang menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, pemikiran kritis, dan gagasan melalui karya visual maupun tulisan.
Putryanda mengatakan, kompetisi tersebut dirancang sebagai wadah kreatif dan edukatif bagi pelajar dan mahasiswa di Papua Barat untuk menuangkan ide, mengembangkan pemikiran kritis, serta menghasilkan karya sinematik yang inspiratif.
Pelaksanaan kompetisi berlangsung sejak 15 September hingga 15 Oktober 2026 melalui sejumlah tahapan, baik secara luring maupun daring. Seluruh karya peserta kemudian melalui proses kurasi dan penilaian oleh dewan juri profesional untuk menentukan karya terbaik.
“Partisipasi peserta sangat membanggakan. Peserta tidak hanya berpusat di Kabupaten Manokwari, tetapi juga menjangkau Kabupaten Teluk Bintuni hingga Kabupaten Fakfak, dengan jumlah total 83 tim yang terdaftar secara resmi,” ujar Putryanda dalam laporannya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga kategori lomba yang diselenggarakan. Pertama, lomba konten kreatif tingkat pelajar dan mahasiswa se-Papua Barat. Kedua, lomba opini dan gagasan pelajar se-Papua Barat dalam kategori individu dan kelompok. Ketiga, lomba opini dan gagasan pemuda yang diperuntukkan bagi mahasiswa IHTP.
Menurut Putryanda, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyampaikan pandangan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta menuangkan gagasan melalui media visual dan tulisan.
Melalui tema “Menatap Masa Depan Lewat Lensa dan Gagasan”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk merekam realitas, menyampaikan perspektif, dan menghadirkan ide-ide yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Papua Barat.
Atas nama panitia pelaksana, Putryanda menyampaikan apresiasi kepada Dr. Filep Wamafma atas dukungan dan kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada dewan juri, seluruh panitia, dan peserta yang telah berpartisipasi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang pengembangan kreativitas dan intelektualitas generasi muda, sekaligus mendorong pelajar dan mahasiswa untuk berani menyampaikan gagasan serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. (ALW/ON).

