BerandaPertanianMentan Amran Respons Aspirasi Puncak, Siapkan Alsintan dan 500 Hektare Kopi Arabika

Mentan Amran Respons Aspirasi Puncak, Siapkan Alsintan dan 500 Hektare Kopi Arabika

- Advertisement -spot_img

JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespons aspirasi Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan menyiapkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di 25 distrik. Kementerian Pertanian (Kementan) juga membuka peluang pengembangan kopi Arabika secara bertahap hingga 500 hektare untuk memperkuat sumber ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan tersebut.

Dukungan itu disampaikan Amran saat menerima audiensi sejumlah kepala daerah di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurut Amran, kebutuhan sarana pertanian di Kabupaten Puncak perlu segera ditindaklanjuti mengingat kondisi geografis wilayah yang sebagian besar berada di pegunungan dengan akses transportasi terbatas.

“Untuk tahap awal kita fokuskan dulu pada alat pertanian karena anggarannya tersedia. Saya minta Ditjen PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) segera melihat kebutuhan alsintannya, dan penyuluh juga kita dorong untuk mendampingi,” kata Amran.

Sejumlah peralatan pertanian sederhana seperti linggis, cangkul, sekop dan parang menjadi kebutuhan yang disampaikan Pemkab Puncak. Pemerintah daerah bahkan mengusulkan agar bantuan tersebut dikirim menggunakan dua pesawat sehingga dapat segera menjangkau masyarakat di wilayah pegunungan.

Amran meminta jajaran Kementan segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut. Selain bantuan sarana pertanian, pendampingan penyuluh juga akan diperkuat agar peralatan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal.

Akses Transportasi Jadi Tantangan

Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal, mengatakan dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan karena tingginya biaya transportasi membuat distribusi sarana pertanian ke wilayah tersebut tidak mudah.

Menurutnya, mobilitas antardistrik di sejumlah wilayah Kabupaten Puncak bahkan harus menggunakan pesawat kecil.

Selain persoalan akses, masyarakat juga menghadapi tantangan cuaca. Naftali mengatakan sebagian tanaman masyarakat terdampak kondisi kering dan suhu dingin di kawasan pegunungan.

“Puncak tertinggi di Papua. Dingin di sana luar biasa. Masyarakat sudah menanam, tetapi sekarang banyak yang kering karena es salju turun. Kami datang ke sini membawa harapan karena kebutuhan pertanian sangat penting,” ujarnya.

Naftali mengatakan pertanian menjadi salah satu sektor yang ingin diperkuat Pemkab Puncak. Selain tanaman pangan, wilayah tersebut dinilai memiliki potensi pengembangan komoditas perkebunan, khususnya kopi, serta peternakan.

“Kami butuh untuk di atas itu kopi, peternakan dan pertanian. Sangat penting karena kami masih ketinggalan di Puncak. Kami minta 25 distrik itu harus ada,” ungkapnya.

Kopi Arabika Dimulai dari 100 Hektare

Potensi pengembangan kopi mendapat respons dari Amran. Ia meminta Pemkab Puncak memulai pengembangan kopi Arabika pada lahan seluas 100 hektare.

Jika pengembangan tahap awal berjalan baik, luasannya akan ditambah secara bertahap hingga mencapai 500 hektare.

“Untuk kopi Arabika, coba mulai dulu 100 hektare. Kalau mampu dan berhasil, kita tambah sampai 500 hektare,” katanya.

Amran juga meminta Direktorat Jenderal Perkebunan berkoordinasi dengan Pemkab Puncak untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian di Papua perlu terus diperkuat dengan menyesuaikan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Kami sangat peduli dengan Papua. Anggaran total Rp5 triliun tahun 2025-2026 di seluruh wilayah Papua,” ujar Amran.

Melalui dukungan alsintan, penguatan pendampingan penyuluh, serta rencana pengembangan kopi Arabika, Kementan berharap produktivitas pertanian di 25 distrik Kabupaten Puncak dapat meningkat.

Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sumber penghidupan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di tengah tantangan geografis serta keterbatasan akses transportasi di wilayah pegunungan Papua Tengah. (RR/ON)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini