Orideknews.com, Merauke – Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kampung Gurinda Jaya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, digelar pada Selasa (31/3/26).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi penyuluh pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, O’eng Anwarudin, melaporkan bahwa potensi lahan pertanian di Distrik Jagebob cukup besar dan memiliki keunggulan geografis dibanding wilayah lain di Merauke.
“Distrik ini relatif aman dari banjir dan intrusi air laut. Meski mengandalkan air hujan karena posisinya lebih tinggi, sudah disiasati dengan pembangunan long storage untuk mendukung kebutuhan air pertanian,” jelasnya.
Ia menyebutkan, total luas lahan di wilayah tersebut mencapai ribuan hektare yang tersebar di beberapa lokasi. Khusus di Kampung Gurinda Jaya, telah terbentuk delapan brigade pangan yang aktif mendukung kegiatan pertanian.
Selain itu, capaian sektor pertanian di Kabupaten Merauke juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, luas panen meningkat hingga 67 persen, diikuti peningkatan produksi gabah dan beras sebesar 66 persen.
“Ini capaian yang sangat signifikan dan menjadi bukti bahwa kolaborasi semua pihak berjalan baik. Bahkan sempat terjadi surplus produksi hingga petani kesulitan menjual hasil panennya,” ungkapnya.
Ke depan, pemerintah berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui optimalisasi lahan, penguatan kelembagaan petani, serta dukungan berkelanjutan dari penyuluh pertanian.
Gerakan tanam di lahan CSR Gurinda Jaya ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Papua dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. (RR/ON).




