Home Pegunungan Arfak Bupati Pegaf Ingatkan Disiplin dan Integritas kepada 163 Peserta Latsar CPNS

Bupati Pegaf Ingatkan Disiplin dan Integritas kepada 163 Peserta Latsar CPNS

Orideknews.com, MANOKWARI, – Bupati Pegunungan Arfak, Dr. Dominggus Saiba, S.Pd.K., M.Si., menekankan pentingnya disiplin, integritas dan kebersamaan kepada 163 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak yang mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Gelombang II.

Arahan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan materi terkait Strategi dan Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah kepada peserta Latsar CPNS Formasi 2021 di halaman BPSDM Provinsi Papua Barat, Minggu (27/9/2026).

Dominggus mengatakan, Latsar merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter CPNS sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi persyaratan yang harus dilalui CPNS, tetapi juga menjadi momentum membentuk aparatur yang memiliki integritas tinggi, profesional, disiplin, jujur serta mampu mengabdikan diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaan Latsar juga diharapkan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai sistem birokrasi, kebijakan negara serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Bupati secara khusus meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan Latsar dengan disiplin dan tidak membawa kebiasaan maupun sekat berdasarkan asal distrik selama berada di lingkungan pelatihan.

Ia menginginkan peserta dari berbagai distrik di Pegunungan Arfak dapat membaur dan membangun kebersamaan. Bahkan, penempatan peserta di asrama diharapkan dapat mempertemukan CPNS dari distrik yang berbeda.

Sebagai contoh, peserta yang berasal dari Distrik Anggi dapat ditempatkan satu kamar dengan peserta dari Distrik Testega maupun distrik lainnya.

“Selama ikut Latsar, peserta tidak boleh membawa adat istiadat ke tempat Latsar. Peserta harus membaur dengan peserta lain dari distrik lain. Jangan ada yang membawa senjata tajam. Jangan ada yang mengonsumsi minuman beralkohol. Jangan ada yang putus di tengah jalan, semua harus ikut sampai selesai,” tegas Dominggus.

Ia mengingatkan, keberagaman asal distrik tidak boleh menjadi penghalang bagi CPNS untuk membangun kekompakan. Sebagai aparatur pemerintah, seluruh peserta nantinya memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dominggus juga menegaskan bahwa 163 CPNS yang mengikuti Latsar tersebut merupakan bagian dari calon pemimpin birokrasi Pegunungan Arfak pada masa mendatang.

Karena itu, karakter, kedisiplinan dan profesionalisme harus mulai dibentuk sejak mengikuti Latsar agar setelah kembali ke organisasi perangkat daerah masing-masing, para CPNS mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab.

Bupati berharap seluruh peserta mengikuti Latsar hingga selesai dan memanfaatkan proses pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas, membangun kebersamaan serta mempersiapkan diri menjadi ASN yang mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Pegunungan Arfak. (ES/ON).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here