Orideknews.com, MANOKWARI, – Kontingen Papua Barat yang tampil pada ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menargetkan hasil terbaik dalam setiap kategori lomba yang diikuti. Meski demikian, seluruh proses yang dijalani peserta lebih dimaknai sebagai bentuk pelayanan dan persembahan pujian kepada Tuhan.
Pelatih kontingen Papua Barat, Elizabeth Nana, mengatakan seluruh peserta telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh melalui latihan intensif selama lima hingga enam bulan sebelum tampil di ajang nasional tersebut.
“Latihan mereka sekitar lima sampai enam bulan. Prosesnya dimulai dari audisi pada Desember, kemudian dilanjutkan dengan berbagai tahapan latihan hingga sekarang,” kata Elizabeth di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Senin, (22/6/26).
Menurut dia, motivasi utama yang ditanamkan kepada seluruh peserta bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan memberikan yang terbaik untuk memuji dan memuliakan Tuhan melalui talenta yang dimiliki.
“Semua yang kami lakukan dalam Pesparawi ini untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Mungkin semua peserta bagus, tetapi yang paling penting adalah niat dari hati dan semuanya dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan,” ujarnya.
Selain menjalani latihan rutin, para peserta juga memperkuat persiapan secara spiritual melalui doa bersama dan puasa.
“Kami juga melakukan puasa dan berdoa bersama. Motivasi kami yang utama adalah memuji dan memuliakan Tuhan,” katanya.
Terkait target yang ingin dicapai, Elizabeth mengakui setiap kontingen tentu berharap memperoleh hasil terbaik. Namun, penilaian akhir tetap berada di tangan dewan juri.
“Kami semua berharap mendapatkan yang terbaik. Tetapi kembali lagi kepada penilaian dewan juri. Apa pun hasilnya, kami sudah siap menerimanya,” ujar dia.
Elizabeth sendiri baru pertama kali menangani kontingen Papua Barat pada ajang Pesparawi Nasional. Sebelumnya, ia terlibat dalam pembinaan peserta pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta tahun 2022. (ALW/ON).



