Jayapura, – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan kesiapan pasokan energi menjelang puncak Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Papua.

Kesiapan tersebut disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, saat menerima inspeksi mendadak (sidak) Pemerintah Provinsi Papua di Integrated Terminal (IT) Jayapura, Kamis (26/2).
Ispiani mengatakan Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina Patra Niaga memastikan layanan BBM dalam kondisi baik serta menyiapkan langkah mitigasi di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri, Pertamina akan terus bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait untuk menjaga keandalan pasokan energi demi mendukung aktivitas masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.
Saat ini, stok energi di Papua berada dalam kondisi aman.
“Per hari ini rata-rata stok untuk semua produk berada di atas 12 hari ke depan. Stok akan tetap dijaga seiring suplai yang terus masuk ke terminal BBM,” kata Ispiani.
Selain menjaga pasokan, Pertamina juga berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan selama periode Ramadan dan Idulfitri, antara lain SPBU siaga, agen LPG dan minyak tanah siaga, mobil tangki siaga, hingga Serambi MyPertamina di sejumlah lokasi strategis.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Setiyo Wahyudi, menyatakan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di IT Jayapura, kondisi stok energi di Papua relatif aman.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
“Stok aman. Namun perlu diantisipasi serta koordinasi lintas pihak tetap harus diperkuat untuk mitigasi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.
Setiyo menambahkan, ketersediaan BBM dan LPG memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, termasuk mengendalikan inflasi.
“Energi memegang kunci perekonomian. Karena itu kami berharap penjagaan stok dan ketersediaan BBM ini terus dilaksanakan secara konsisten,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan Pertamina dalam program mudik gratis apabila dilaksanakan pada masa Lebaran mendatang, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (***/ALW/ON).




