Sabtu, Februari 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Asrama Mahasiswa Maybrat di Manokwari Gelar Orientasi Penghuni Baru 2025

Orideknews.com, Manokwari – Badan Pengurus Asrama Mahasiswa–Mahasiswi Maybrat di Manokwari, Papua Barat, menggelar Orientasi Pengenalan Asrama bagi puluhan Penghuni Baru yang berlangsung pada 14–16 November 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta kebiasaan hidup bersama bagi mahasiswa asal Kabupaten Maybrat yang menempuh pendidikan di Manokwari.

Pembina Asrama Mahasiswa Maybrat, Sepnat Basna menyebut pelaksanaan OSPEK ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Maybrat yang telah membangun asrama untuk membantu mahasiswa dari latar belakang keluarga kurang mampu.

“Dengan adanya OSPEK ini, kami harapkan adik-adik mahasiswa Maybrat di Manokwari bisa memanfaatkan asrama ini dengan baik. Pemerintah telah peduli pada pendidikan dengan membangun asrama, dan kami sebagai pembina ingin membentuk mental dan karakter mereka agar bisa hidup bersama, saling menjaga, dan belajar dengan baik,” jelasnya.

Basna mengatakan asrama ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dukungan fasilitas tempat tinggal.

“Yang tinggal di sini adalah mereka yang latar belakang orang tuanya tidak mampu. Kalau orang tuanya sudah pegawai atau pejabat, jangan tinggal di asrama. Ini khusus bagi anak-anak dari kampung atau lokasi terpencil yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Kata Basna, syarat utama untuk tinggal di asrama adalah ber-KTP Maybrat serta lahir dan besar di Maybrat. Tidak ada syarat akademik tertentu karena pihak pengelola tidak ingin membatasi mahasiswa berdasarkan nilai.

OSPEK perdana ini menghadirkan para senior dan tokoh Maybrat yang bekerja di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat sebagai pemateri. Mereka memberikan pembekalan mengenai Peran Otonomi Khusus (Otsus) bagi Orang Asli Papua, Pola dan etika kehidupan berasrama dan Dasar-dasar organisasi di perguruan tinggi.

Basna berharap pembekalan ini memberikan pemahaman dasar bagi mahasiswa baru agar mampu menyesuaikan diri dan berkembang di lingkungan kampus maupun asrama.

Untuk sementara, asrama menampung mahasiswa putra dan putri dalam satu bangunan. Lantai satu untuk putra dan lantai dua untuk putri.

Ke depan, pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah daerah agar membangun asrama terpisah khusus putra dan putri, namun tetap berada di lingkungan yang sama demi memudahkan akses mahasiswa ke kampus.

“Kalau terlalu jauh nanti mereka kesulitan transportasi. Jadi kalau bisa tetap di sekitar sini supaya mereka bisa jalan kaki,” terang Basna.

Ia juga mengingatkan para mahasiswa baru penghuni asrama untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

Pembina asrama mahasiswa Maybrat, Sepnat Basna saat memberikan arahan dan motivasi bagi para penghuni baru asrama.

Kata Basna, keberadaan asrama merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk memastikan mahasiswa dapat belajar dengan nyaman dan menyelesaikan studi tepat waktu.

“Pemerintah sudah membangun asrama ini untuk kita semua. Fasilitas ini harus dimanfaatkan untuk tinggal, belajar, dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu, agar kelak bisa kembali dan mengabdi bagi bangsa, negara, dan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perjuangan masyarakat sebelumnya yang hidup berpindah-pindah dan tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Menurutnya, kondisi itu sangat berbeda dengan mahasiswa saat ini yang telah diberikan fasilitas memadai.

Basna, yang mengaku telah tinggal di kawasan Manunggal selama 25 tahun, menyebut banyak warga lain yang bahkan sudah menetap hingga 30–50 tahun. Karena itu, ia meminta mahasiswa menjaga nama baik keluarga dan memprioritaskan pendidikan.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjauhi pergaulan bebas, konsumsi miras, dan kegiatan yang tidak bermanfaat.

“Pergaulan bebas, minuman keras, dan kegiatan yang tidak sehat sangat berbahaya. Saat kondisi bangsa dan provinsi berada dalam situasi krisis, orang tua tetap mengirimkan uang untuk biaya makan, kos, dan kuliah. Jangan sia-siakan pengorbanan itu,” tegasnya.

Menurutnya, ada mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan tepat waktu, tetapi tidak sedikit pula yang gagal karena tidak memanfaatkan waktu dan fasilitas yang ada untuk belajar.

Basna berharap kegiatan orientasi selama dua hari dapat berjalan lancar dan menjadi langkah awal pembentukan karakter mahasiswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menyelesaikan studi.

Ketua Asrama Maybrat di Manokwari, Maikel Semunya, mengajak seluruh mahasiswa penghuni baru untuk menjadikan asrama sebagai ruang pembentukan karakter, belajar, serta membangun kekeluargaan.

Maikel menyatakan bahwa, asrama memiliki peran penting sebagai “rumah kedua” bagi mahasiswa. Menurutnya, kehidupan berasrama bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga ruang untuk berdiskusi, memperluas wawasan, dan menumbuhkan kedisiplinan.

“Asrama adalah tempat kita belajar, berdiskusi, dan membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik. Ini rumah kedua bagi kita semua,” ujarnya.

Maikel kemudian mengingatkan membangun hubungan baik antara penghuni lama dan penghuni baru, termasuk menjalin interaksi yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat beradaptasi dengan cepat dan membangun rasa persaudaraan di lingkungan asrama.

“Saya berharap teman-teman dan adik-adik baru dapat beradaptasi dengan baik, bersahabat, dan menjadi keluarga dengan seluruh penghuni asrama,” tuturnya.

Ketua panitia, Ester Nauw menambahkan Kegiatan orientasi ini digelar sebagai langkah awal untuk memperkenalkan tata kehidupan asrama kepada penghuni baru, sekaligus memperkuat solidaritas antarmahasiswa asal Maybrat yang menempuh pendidikan di Manokwari.

“Kami harap Ospek ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan semangat belajar dan berkontribusi baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” ujarnya. (ALW/ON)

@official_orideknews Menag RI, Prof Dr.KH. Nasaruddin Umar Mengajak Semua Umat Sukseskan PESPARAWI NASIONAL ke XIV tahun 2026 di Manokwari #papuabarat #tiktoknews #manokwari ♬ original sound - officialorideknews
@official_orideknews Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Ajak Semua Umat Sukseskan Pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari#papuabarat #manokwari #tiktokpapua #pesparawinasional ♬ original sound - officialorideknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)