Orideknews.com, MANOKWARI — Novia Utami Manaray resmi terpilih sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua Barat melalui Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) yang digelar pada Minggu (9/11/2025) di salah satu hotel di Manokwari. Ia menggantikan Dr. Fitri Andriani Payapo, M.Hum., yang sebelumnya memimpin BKMT Papua Barat.

Pelaksanaan Muswilub ini mengacu pada Instruksi Pengurus Pusat (PP) BKMT Nomor 018/PP.BKMT/X/2025 tertanggal 27 Oktober 2025. Instruksi tersebut diterbitkan setelah PP BKMT menilai perlunya penyegaran kepemimpinan di tingkat wilayah akibat sejumlah persoalan yang tidak terselesaikan.
Dalam instruksi itu, PP BKMT menjelaskan beberapa pertimbangan. Pertama, Ketua BKMT Papua Barat sebelumnya telah diberi waktu empat bulan untuk melakukan perubahan signifikan demi menjaga keutuhan organisasi, tetapi dinilai belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Kedua, Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang ditargetkan berlangsung dalam periode empat bulan tersebut tidak terlaksana. Ketiga, upaya merangkul seluruh pengurus BKMT se-Papua Barat guna mengatasi perpecahan internal belum berhasil.
Dengan dasar itu, PP BKMT menetapkan perlunya Muswilub untuk memilih kepemimpinan baru. Seluruh Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah diarahkan mempersiapkan Muswilub secara tertib dan bersama, termasuk pembentukan panitia SC dan OC.
PP BKMT juga menegaskan, kepemimpinan Dr. Fitri Arniati berakhir setelah Muswilub, tanpa penunjukan pelaksana tugas. Meski begitu, ia tetap diperbolehkan mencalonkan diri kembali.
Melalui Muswilub tersebut, Novia Utami Manaray terpilih secara aklamasi. Tahapan selanjutnya menunggu penyusunan struktur kepengurusan lengkap serta diterbitkannya SK pelantikan dari Pengurus Pusat BKMT. (ALW/ON).




