BerandaKesehatanHari Ketujuh ORI Campak Manokwari, Cakupan Imunisasi Capai 91 Persen

Hari Ketujuh ORI Campak Manokwari, Cakupan Imunisasi Capai 91 Persen

- Advertisement -spot_img

Orideknews.com, MANOKWARI, – Cakupan imunisasi tambahan atau Outbreak Response Immunization (ORI) campak-rubela di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mencapai 91 persen pada hari ketujuh pelaksanaan, Senin, 12 Oktober 2026. Dari total sasaran 7.667 anak usia 9 bulan hingga di bawah 5 tahun, sebanyak 6.975 anak telah mendapatkan imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ORI campak-rubela terus dilakukan secara serentak di 16 puskesmas di Kabupaten Manokwari sejak 5 Oktober dan dijadwalkan berlangsung hingga 17 Oktober 2026.

Berdasarkan data cakupan hingga 12 Oktober 2026, sebanyak 1.643 anak masih belum mendapatkan imunisasi. Pemerintah menargetkan cakupan minimal 95 persen untuk memperkuat perlindungan anak sekaligus memutus rantai penularan campak.

Dari total 186 kampung dan kelurahan di Kabupaten Manokwari, sebanyak 88 wilayah telah mencapai cakupan imunisasi minimal 95 persen. Sementara itu, upaya pelayanan dan penjangkauan masih perlu diperkuat di wilayah yang belum mencapai target.

Alwan mengapresiasi tujuh puskesmas yang telah mencapai cakupan imunisasi di atas 95 persen. Ketujuh puskesmas tersebut yakni Puskesmas Masni, Sowi IV, Warmare, Mokwam, Pasir Putih, Nuni, dan Wosi.

Capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh puskesmas untuk terus mengintensifkan pelayanan, termasuk menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi agar target yang ditetapkan dapat tercapai sebelum pelaksanaan ORI berakhir.

Meski demikian, data menunjukkan masih terdapat sejumlah puskesmas dengan cakupan yang perlu ditingkatkan. Puskesmas Sidey tercatat memiliki cakupan 32,9 persen, disusul Puskesmas Amban sebesar 47,4 persen dan Puskesmas Pulau Mansinam sebesar 60,4 persen.

Puskesmas Sanggeng, yang memiliki sasaran terbesar sebanyak 2.000 anak, mencatat cakupan 61,9 persen. Sebanyak 762 anak di wilayah kerja puskesmas tersebut masih belum mendapatkan imunisasi. Kondisi ini menjadi perhatian dalam percepatan pelayanan pada sisa waktu pelaksanaan ORI.

Alwan terus mendorong koordinasi lintas sektor, puskesmas, pemerintah kampung dan kelurahan, serta dukungan orang tua untuk memastikan seluruh anak sasaran memperoleh imunisasi.

Imunisasi campak-rubela merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari risiko penyakit dan mencegah meluasnya penularan. Karena itu, orang tua diimbau membawa anak yang belum mendapatkan imunisasi ke puskesmas atau pos pelayanan yang tersedia.

“Dengan tersisa lima hari pelaksanaan hingga 17 Oktober 2026, percepatan penjangkauan terhadap anak yang belum diimunisasi menjadi kunci untuk meningkatkan cakupan dari 91 persen menuju target minimal 95 persen,” ungkapnya. (ALW/ON).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini