Sabtu, Maret 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

STIH Manokwari–MRPB Teken MoU, Penguatan Lembaga dan Peran Hukum Adat

Orideknews.com, Manokwari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menjalin kerja sama dengan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Jumat (27/3/2026).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan usai Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Program Studi Ilmu Hukum STIH Manokwari Angkatan ke-41 Tahun 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Manokwari, Jum’at, (27/3/26).

Ketua MRPB, Judson F. Waprak, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran lembaga adat dalam memperjuangkan kepentingan Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, MRPB selama ini terus berupaya menjalankan tugas, baik yang terlihat maupun tidak, dalam menjaga dan membimbing kepentingan masyarakat Papua. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Kami merasa MRP perlu mendapatkan pendampingan dari perguruan tinggi, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan Orang Asli Papua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama adalah mendorong percepatan penyusunan rekomendasi dan regulasi hukum yang selaras dengan adat dan budaya masyarakat Papua. Dengan demikian, persoalan hukum di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui pendekatan peradilan adat yang tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan.

Waprak juga menegaskan bahwa kerja sama dengan STIH Manokwari menjadi momen bersejarah bagi MRPB bahkan MRP se-Tanah Papua.

“Apa yang menjadi kepentingan orang Papua tidak bisa dikerjakan sendiri oleh MRP. Ini mungkin pertama kali dalam sejarah MRP melakukan MoU dengan sekolah tinggi hukum,” katanya.

Ia berharap kolaborasi ini dapat melibatkan perguruan tinggi, termasuk mahasiswa, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, menyatakan pihaknya siap mendukung MRPB agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan amanat undang-undang dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Ia menyatakan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan, termasuk dalam memperkuat lembaga seperti MRP.

“Zaman sekarang tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif dan bersama-sama,” ujarnya.

Filep mengaku, STIH Manokwari berkomitmen untuk memperkuat kapasitas MRPB melalui dukungan akademik, termasuk dalam aspek hukum dan kelembagaan.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja MRP dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan filosofi pembentukannya di Tanah Papua.

“Kami yakin dengan pendampingan dari perguruan tinggi, kapasitas MRP akan semakin kuat dan mampu mewujudkan harapan masyarakat Papua,” ucapnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan hak dan kepentingan Orang Asli Papua di Papua Barat. (ALW/ON).

@official_orideknews Menag RI, Prof Dr.KH. Nasaruddin Umar Mengajak Semua Umat Sukseskan PESPARAWI NASIONAL ke XIV tahun 2026 di Manokwari #papuabarat #tiktoknews #manokwari ♬ original sound - officialorideknews
@official_orideknews Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Ajak Semua Umat Sukseskan Pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari#papuabarat #manokwari #tiktokpapua #pesparawinasional ♬ original sound - officialorideknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)