Orideknews.com, MANOKWARI – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum menyatakan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai dosen meski memiliki tanggung jawab lain sebagai anggota DPD RI.

Hal tersebut disampaikan usai menerima Surat Keputusan (SK) Lektor Kepala yang diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV se-Tanah Papua, Dr. Suriel S. Mofu, dalam rangkaian Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Program Studi Ilmu Hukum STIH Manokwari Angkatan ke-41 Tahun 2026 di salah satu hotel di Manokwari, Jumat (27/3/2026).
Filep mengaku bersyukur atas capaian jabatan akademik tersebut. Ia menegaskan sejak aktif sebagai dosen, dirinya tidak pernah mengabaikan tugas tridarma perguruan tinggi, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Walaupun saya juga menjabat sebagai anggota DPD RI, tetapi tugas utama saya tetap sebagai dosen. Yang lain adalah tambahan. Seluruh waktu dan potensi saya dedikasikan untuk kampus,” ujarnya.
Menurutnya, jabatan Lektor Kepala atau associate professor yang kini disandang menjadi syarat penting untuk melangkah ke jenjang akademik tertinggi, yakni guru besar atau profesor.
Ia menjelaskan, saat ini dirinya bersama tim tengah menyusun dan menghitung angka kredit akademik sebagai bagian dari proses pengajuan menuju profesor.
“Proses ini murni akademik, bukan politik. Jadi harus mengikuti semua tahapan, mulai dari pengajaran, penelitian, hingga karya ilmiah yang dinilai secara objektif,” katanya.
Filep juga menargetkan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, STIH Manokwari dapat melahirkan sekitar lima hingga tujuh profesor, seiring dengan peningkatan kualifikasi dosen yang ada.
Ia mengaku, pencapaian guru besar di bidang hukum, khususnya bagi putra asli Papua, masih sangat terbatas. Karena itu, ia berharap upaya yang dilakukan dapat menjadi kebanggaan tidak hanya bagi institusi, tetapi juga masyarakat Papua.
“Kalau ini tercapai, mungkin saya menjadi salah satu anak asli Papua yang meraih guru besar di bidang hukum, khususnya pada konsentrasi hukum bisnis dan pemerintahan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Suriel Mofu menyebut pemberian jabatan Lektor Kepala kepada Filep merupakan pencapaian akademik yang luar biasa, sekaligus membuka peluang besar untuk meraih gelar profesor.
“Dengan jabatan lektor kepala yang sudah disandang, selangkah lagi menuju guru besar,” ujar Suriel. (ALW/ON).



