Minggu, Maret 29, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dr. Filep Sebut Lulusan STIH Manokwari Kuasai Berbagai Sektor Strategis di Tanah Papua

Orideknews.com, MANOKWARI, – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum menegaskan peran strategis STIH dalam pembangunan Papua, khususnya dalam mencetak kader pemimpin daerah, baik di bidang eksekutif maupun legislatif.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Program Studi Ilmu Hukum STIH Manokwari Angkatan ke-41 Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di Manokwari, Jumat (27/3/26).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 224 wisudawan dan wisudawati resmi dilepas, dengan rincian peminatan terdiri dari 102 lulusan bidang pidana, 57 lulusan bidang perdata, dan 65 lulusan bidang hukum pemerintahan.

Dari total lulusan tersebut, sebanyak 220 orang meraih predikat sangat memuaskan, sementara 4 orang lainnya memperoleh predikat memuaskan.

Dalam sambutannya, Filep menyebutkan bahwa sejak berdiri pada 17 Februari 1975, STIH Manokwari kini telah memasuki usia 51 tahun dan menjadi bagian penting dari sejarah pembangunan di tanah Papua dalam bingkai Indonesia.

Ia menjelaskan, dari aspek politik, kehadiran STIH Manokwari tidak terlepas dari konteks sejarah pasca Penentuan Pendapat Rakyat 1969, yang menjadi simbol hadirnya negara melalui sektor pendidikan di Papua.

“STIH Manokwari adalah simbol kehadiran negara dalam wujud pendidikan di tanah Papua. Dari sini lahir banyak kader pemimpin daerah,” ujarnya.

Filep mengungkapkan, sejumlah alumni STIH Manokwari telah menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga anggota legislatif di berbagai provinsi di tanah Papua.

Dari aspek pendidikan, kontribusi STIH Manokwari juga dinilai sangat nyata. Ia menyebut banyak alumni mengisi posisi penting di birokrasi pemerintahan, sektor swasta, maupun lembaga penegak hukum seperti hakim, jaksa, dan pengacara.

Meski demikian, ia mengakui bahwa selama 51 tahun perjalanan, STIH Manokwari juga menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal, terutama di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pembenahan dan transformasi, dengan fokus pada tiga pilar utama, yakni pendidikan yang unggul, peduli, dan berkarakter.

Ia juga menyentil dukungan pemerintah daerah dalam pembiayaan pendidikan tinggi di Papua Barat, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar berasal dari kalangan petani dan nelayan.

“Tidak mungkin kita membebankan biaya tinggi kepada orang tua. Karena itu, dukungan APBD kabupaten dan provinsi sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, STIH Manokwari juga terus mengembangkan kurikulum yang adaptif serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar, guna menjawab kebutuhan zaman.

“Kami terus berupaya menghadirkan pendidikan hukum yang relevan dengan perkembangan saat ini,” ucapnya. (ALW/ON).

@official_orideknews Menag RI, Prof Dr.KH. Nasaruddin Umar Mengajak Semua Umat Sukseskan PESPARAWI NASIONAL ke XIV tahun 2026 di Manokwari #papuabarat #tiktoknews #manokwari ♬ original sound - officialorideknews
@official_orideknews Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Ajak Semua Umat Sukseskan Pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari#papuabarat #manokwari #tiktokpapua #pesparawinasional ♬ original sound - officialorideknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)