Minggu, Maret 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dukungan Global Fund, Dinkes Papua Barat Gelar Sosialisasi-Validasi Data Program Malaria di Wondama dan Bintuni

Orideknews.com, Teluk Bintuni — Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) bersama The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria melaksanakan kegiatan sosialisasi dan validasi data Program Malaria di Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni pada minggu kedua Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola program malaria di tingkat kabupaten dan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya puskesmas, terkait pencatatan, pelaporan, serta pengelolaan data program malaria. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk melakukan validasi dan sinkronisasi data malaria antara tingkat kabupaten dan provinsi agar data yang dilaporkan menjadi lebih akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini diharapkan tercipta kesamaan pemahaman mengenai indikator program malaria, peningkatan kapasitas petugas dalam pengelolaan data, serta perbaikan kualitas data malaria. Data yang berkualitas dinilai penting sebagai dasar dalam perencanaan, monitoring, dan evaluasi program pengendalian serta upaya eliminasi malaria di Provinsi Papua Barat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Frans Abidondifu, SKM, M.Epid

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Frans Abidondifu, SKM, M.Epid, menyampaikan, setiap program kesehatan pasti menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, berbagai kesulitan yang muncul merupakan bagian dari proses yang harus dilalui untuk mencapai keberhasilan program.

“Dengan komitmen, kerja sama, dan dukungan dari semua pihak, berbagai kendala dalam pelaksanaan program kesehatan, termasuk upaya pengendalian dan eliminasi malaria di Provinsi Papua Barat, dapat diatasi sehingga tujuan program dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen untuk memperkuat peran serta kapasitas tenaga kader di masyarakat. Kader dinilai memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kesehatan, khususnya dalam pengendalian penyakit menular melalui edukasi, pencegahan, deteksi dini, serta pelaporan kasus di lingkungan masyarakat.

Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Owira Indow, SKM, M.Kes

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Owira Indow, SKM, M.Kes, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program malaria.

Dukungan tersebut antara lain berasal dari The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria, Perhimpunan Dokter Asli Papua (PERDAKI), serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Teluk Bintuni.

Ia juga memberikan penghargaan kepada petugas layanan kesehatan di puskesmas yang selama ini menjadi garda terdepan dalam kegiatan pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, serta pelaporan malaria di lapangan.

Menurutnya, dukungan dan komitmen bersama tersebut diharapkan dapat terus berlanjut melalui koordinasi yang kuat antar pemangku kepentingan, sehingga berbagai intervensi pengendalian malaria dapat berjalan optimal dan mampu mewujudkan daerah bebas malaria di Provinsi Papua Barat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi, S.Pi, MM, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat melalui program yang didukung oleh The Global Fund dalam upaya pengendalian malaria di wilayah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Teluk Bintuni pernah mencatat prestasi sebagai daerah bebas malaria. Oleh karena itu, dengan adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, diharapkan kabupaten tersebut dapat kembali meraih status bebas malaria.

Menurutnya, pencapaian tersebut memerlukan komitmen yang kuat, koordinasi yang baik, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar berbagai intervensi pengendalian malaria dapat berjalan optimal. (ALW/ON).

@official_orideknews Menag RI, Prof Dr.KH. Nasaruddin Umar Mengajak Semua Umat Sukseskan PESPARAWI NASIONAL ke XIV tahun 2026 di Manokwari #papuabarat #tiktoknews #manokwari ♬ original sound - officialorideknews
@official_orideknews Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Ajak Semua Umat Sukseskan Pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari#papuabarat #manokwari #tiktokpapua #pesparawinasional ♬ original sound - officialorideknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)