Orideknews.com, Teluk Bintuni – Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, S.H.,M.Hum.C.L.A melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (Unimutu) pada Senin, (9/3/26). Kedatangan senator Papua Barat tersebut disambut secara adat Biak melalui prosesi injak piring dan penyematan mahkota sebagai simbol penghormatan kepada tamu.

Dalam kunjungan itu, Filep Wamafma disambut langsung oleh Rektor Unimutu, Tri Wahyuni, S.Pd., M.Pd, bersama Wakil Rektor Budi Rauf, S.Kom, M.Si., M.M serta Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat, Syamsul Inay,S.IP.,M.Tr.IP.
Pada kesempatan tersebut, Filep menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan dukungan pendidikan bagi mahasiswa di Unimutu, termasuk upaya memperluas akses beasiswa.
Ia mengatakan, meskipun alokasi beasiswa untuk Unimutu saat ini masih terbatas, dirinya akan tetap berupaya agar kampus tersebut mendapatkan bagian dari program bantuan pendidikan.
“Walaupun jumlah beasiswa yang dialokasikan masih sedikit, kita tetap akan berupaya agar Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni mendapatkan alokasi. Pendidikan adalah sektor yang sangat saya perhatikan, karena dari pendidikan inilah masa depan daerah bisa dibangun,” ujarnya.
Filep juga meminta pihak kampus menyiapkan data mahasiswa yang berpotensi menerima program KIP-Kuliahagar dapat diajukan dalam proses koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Kita akan lihat kalau kuotanya banyak, tentu kita akan usahakan agar Unimutu juga mendapat bagian. Tetapi harapan saya, putra-putri asli Papua atau mereka yang lahir dan besar di Teluk Bintuni bisa diprioritaskan,” kata Filep.
Menurutnya, program beasiswa tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua mahasiswa. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penerima beasiswa harus melalui proses seleksi yang ketat agar benar-benar tepat sasaran.
Selain dukungan beasiswa, Filep juga menyampaikan rencananya untuk membantu pengadaan perlengkapan ibadah bagi kampus tersebut, termasuk peralatan salat bagi mahasiswa.
Ia menyatakan, kunjungannya ke Unimutu merupakan bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Hal-hal yang bisa kita bantu tentu akan kita upayakan semaksimal mungkin. Memang kewenangan DPD terbatas, tetapi kita tetap bisa berkoordinasi dengan kementerian terkait agar kuota beasiswa untuk daerah, termasuk Unimutu, bisa diperjuangkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unimutu, Tri Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Senator Papua Barat tersebut terhadap pengembangan pendidikan di Teluk Bintuni.
Menurutnya, kehadiran Filep Wamafma menjadi bentuk dukungan moral sekaligus harapan bagi kampus yang tergolong baru tersebut untuk terus berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Dr. Filep Wamafma ke kampus kami. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi kami untuk terus membangun dan mengembangkan Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni sebagai pusat pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas di daerah ini,” kata Tri Wahyuni.
Ia menjelaskan, Unimutu merupakan perguruan tinggi yang relatif baru di Teluk Bintuni dan saat ini telah menampung sekitar 500 mahasiswa dari berbagai wilayah.
Meski demikian, kata Tri Wahyuni tentu pengembangan perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada jumlah mahasiswa, tetapi juga pada peningkatan mutu pendidikan.
“Sebagai perguruan tinggi yang masih berkembang, kami tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun tokoh-tokoh daerah. Saat ini kami mengelola sekitar 500 mahasiswa, dan minat masyarakat untuk kuliah di Unimutu cukup tinggi. Namun bagi kami, yang paling penting bukan sekadar kuantitas mahasiswa, tetapi bagaimana memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga,” jelasnya.
Tri Wahyuni juga berharap ke depan dapat terjalin kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas antara kampus, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Teluk Bintuni.
“Harapan kami, ke depan ada sinergi yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan kampus ini, baik melalui program beasiswa, penguatan fasilitas pendidikan, maupun berbagai program pemberdayaan mahasiswa. Dengan begitu, Unimutu dapat menjadi bagian dari upaya memajukan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Teluk Bintuni,” tambahnya. (ALW/ON).



