Orideknews.com, Manokwari — Anggota DPR Papua Barat, Louis Neelson Rumaikewi, melakukan tatap muka dengan masyarakat Kampung Ambon, Distrik Manokwari Timur, pada 17 Februari 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Jalan Sabang RT 01 RW 01 dan menjadi bagian dari kegiatan masa reses untuk menyerap aspirasi warga.

Dalam kesempatan itu, Rumaikewi menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan tujuan kegiatan reses yang dilaksanakannya. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendengarkan langsung kebutuhan dan masukan masyarakat untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi dialog dan penyampaian aspirasi dari masyarakat. Warga Kampung Ambon mengusulkan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pengadaan mesin babat rumput, pemasangan lampu jalan untuk penerangan lingkungan, serta bantuan kostum olahraga bagi pemuda setempat.
Selain itu, perwakilan ibu-ibu dari PW Elim Kwawi juga mengajukan permohonan bantuan untuk pelaksanaan Sidang Jemaat ke-31. Sementara itu, salah satu perwakilan majelis jemaat meminta dukungan berupa bantuan semen untuk pembangunan talud dan pagar di depan Gereja Elim Kwawi.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan sejumlah program pembangunan lainnya, di antaranya pembangunan enam titik sumur bor, pemasangan instalasi air bersih hingga ke rumah-rumah warga, pembangunan 36 titik lampu jalan, pembangunan gedung posyandu, serta penyediaan kontainer UMKM guna mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rumaikewi menyatakan akan mencatat seluruh usulan sebagai prioritas kebutuhan masyarakat Kampung Ambon. Ia juga menyampaikan bahwa semua aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPR Papua Barat.
“Kami akan berupaya menindaklanjuti semua aspirasi masyarakat. Saya tidak bisa menjanjikan semuanya langsung terealisasi, tetapi saya berharap dukungan masyarakat agar proses yang akan kami perjuangkan di DPR Papua Barat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong pembangunan di Kampung Ambon, Distrik Manokwari Timur. (ALW/ON).




