Orideknews.com, Manokwari — Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Filep Wamafma, secara resmi membuka kegiatan Workshop Penulisan Karya Ilmiah Strategi Penulisan Hukum Menuju Mahasiswa Berprestasi dan Kampus Unggul.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula STIH Manokwari, Jum’at, (6/3/26) ini diselenggarakan oleh LP2M STIH Manokwari sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis ilmiah di kalangan mahasiswa.
Dr. Filep Wamafma menyatakan bahwa kemampuan menulis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai calon intelektual. Namun, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pihak kampus, saat ini terdapat kecenderungan penurunan kemampuan menulis di kalangan mahasiswa.
“Rata-rata mahasiswa saat ini mengalami penurunan dalam kemampuan menulis, padahal mereka merupakan calon intelektual. Jika seorang intelektual tidak memiliki kemampuan menulis yang baik, hal ini tentu menjadi suatu kerentanan,” ujarnya.
Ia menyebut, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mendorong peningkatan kemampuan tersebut. Melalui workshop ini, STIH Manokwari ingin menumbuhkan minat dan daya tarik mahasiswa dalam menulis, khususnya dalam penulisan ilmiah yang memiliki standar dan kaidah akademik yang jelas.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Dosen STIH Manokwari, Natalia Rahmadani Papuana Dewi, S.H., M.H., membawakan materi tentang fondasi metodologi penelitian, struktur buku, serta etika akademik dalam penulisan ilmiah.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Content Specialist dan Communication Practitioner, Yudhis Pradd, S.I.Kom., yang memberikan materi mengenai strategi penulisan di media massa, teknik copywriting, serta penguatan personal branding bagi mahasiswa. Sesi kegiatan tersebut dipandu oleh Marwah Tul A. Rumkel, S.H., M.H.
Menurut Dr. Filep, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu mahasiswa dalam menyusun skripsi, tetapi juga mendorong mereka untuk memiliki kemampuan meneliti dan menulis yang lebih luas sehingga mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Setelah mengikuti pelatihan ini, para dosen akan mendampingi mahasiswa dalam merumuskan proposal penelitian yang berpotensi memperoleh hibah penelitian.
“STIH Manokwari juga tentu berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran khusus bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian,” kata Filep.
Selain dukungan internal kampus, tambah Filep mahasiswa juga akan didorong untuk mengakses berbagai peluang pendanaan penelitian dari luar, baik melalui kementerian maupun pihak swasta.
“Kami menunjukkan keseriusan dalam mendorong mahasiswa agar memiliki kemampuan menulis ilmiah yang baik, serta mampu menghasilkan karya penelitian yang berkualitas sebagai bagian dari upaya menuju mahasiswa berprestasi dan kampus yang unggul,” tuturnya. (ALW/ON).



