Orideknews.com, Manokwari – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) melalui Anggota Kelompok Kerja Papua Barat Sehat, Muga Romanus, mengungkapkan upaya mengaktifkan kembali kapal layanan kesehatan terapung guna melayani masyarakat di wilayah pesisir Papua Barat.

Menurut Muga, kapal tersebut sebelumnya telah diadakan oleh mantan Bupati Teluk Bintuni, Alfos Manibui. Namun, pada masa kepemimpinan bupati berikutnya, kapal tersebut tidak lagi beroperasi karena mengalami kerusakan.
“Sekarang kapal itu sedang masuk docking untuk diperbaiki. Telah dihidupkan kembali dan kami sudah melaporkannya ke Kementerian Kesehatan,” ujar Muga.
Ia menjelaskan, kapal tersebut akan menjadi bagian dari program layanan kesehatan bergerak (mobile health service) yang diintegrasikan dalam dukungan pemerintah pusat dan daerah. BP3OKP juga telah mendorong pemerintah daerah agar mengalokasikan anggaran guna menunjang operasional kapal tersebut.
“Anggaran sekitar Rp10 miliar untuk satu tahun telah disiapkan untuk mendukung operasional kapal ini,” katanya.
Jika proses perbaikan berjalan sesuai rencana, kapal layanan kesehatan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Mei atau Juni mendatang. BP3OKP bahkan berencana mengundang Menteri Kesehatan untuk meresmikan pengoperasiannya.
Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP), khususnya di wilayah pesisir yang selama ini minim akses pelayanan medis.
“Kami sudah turun langsung ke kampung-kampung dan melihat masih banyak daerah yang sama sekali belum mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini menjadi program inovatif yang kami tawarkan kepada pemerintah daerah,” jelas Muga. (ALW/ON).



