Orideknews.com, Manokwari — Rumah Sakit (RS) Pratama Yosmar Tipe D di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, masuk dalam daftar 24 rumah sakit yang diprioritaskan untuk pembangunan dan peningkatan status di Tanah Papua sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, mengatakan peningkatan status RS Pratama Yosmar merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Alwan, melalui program tersebut Pemerintah Provinsi Papua Barat mendapatkan alokasi peningkatan satu rumah sakit, yakni RS Pratama Yosmar dari Tipe D menjadi Tipe C pada tahun anggaran 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan dan peningkatan rumah sakit di Pegunungan Arfak merupakan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan.
“Sejumlah persyaratan administratif untuk peningkatan tipe rumah sakit, termasuk perizinan, telah kami siapkan bersama Dinas Kesehatan Pegaf,” ujar Alwan Selasa, (17/2/26).
Ia menyebut, jika tidak ada kendala, persiapan peletakan batu pertama (groundbreaking) direncanakan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Peningkatan status RS Pratama Yosmar menjadi Tipe C nantinya akan diikuti dengan penambahan fasilitas, peralatan medis, sarana prasarana, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
Setelah proses groundbreaking, Dinas Kesehatan Papua Barat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pegaf untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, termasuk jumlah dokter, skema insentif, serta dukungan fasilitas lainnya.
Alwan menyebut Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak menyambut baik program strategis nasional tersebut sebagai langkah penting dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Pegaf. (ALW/ON).




