Orideknews.com, MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memastikan akan hadir sekaligus menanam bibit pohon buah bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat pada 13 Februari 2026 di Kampung Katebu, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.

Kepastian tersebut disampaikan saat Panitia Hari Pers Nasional (HPN) PWI Papua Barat Tahun 2026 melakukan audiensi dengan Gubernur Dominggus Mandacan, Jumat (30/1/2026), di Mansinam Beach Hotel, Manokwari.
Dalam rencana kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 bibit pohon buah akan ditanam dan dibagikan kepada masyarakat Manokwari. Aksi ini merupakan hasil kerja sama PWI Papua Barat dengan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat dan menjadi kegiatan pembuka rangkaian peringatan HPN tingkat Papua Barat. Sementara puncak peringatan HPN secara nasional dijadwalkan berlangsung pada 9 Februari 2026 di Banten.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua PWI Papua Barat Bustam, Ketua Panitia HPN Amstrong Lucas, Sekretaris Panitia HPN Yohanes Ajoi, Koordinator Seksi Dana Fenti Rumbiak, serta didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua Barat, Frans P. Istia.
Gubernur Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI Papua Barat. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata menjaga lingkungan dan kelestarian hutan.
“Kegiatan penanaman pohon ini sangat baik. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dan hutan di Papua Barat,” ujar Dominggus.
Ia menyebut, aksi yang dilakukan PWI Papua Barat sejalan dengan visi dan misinya dalam menjaga kelestarian lingkungan serta hutan di Papua Barat.
Sementara itu, Ketua PWI Papua Barat Bustam mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Gubernur Papua Barat terhadap seluruh rangkaian kegiatan HPN Tahun 2026 di Papua Barat.
Selain kegiatan penanaman pohon, PWI Papua Barat juga akan melaksanakan orientasi keanggotaan serta talkshow atau dialog bertema Pembangunan Papua Barat yang Ramah Lingkungan sebagai Provinsi Konservasi.
Sekretaris Panitia HPN, Yohanes Ajoi, menambahkan bahwa inisiatif penanaman pohon tersebut juga merupakan refleksi atas berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
“Mengingat kembali bencana alam yang terjadi, seperti di Sumatera, kami berinisiatif mengajak semua pihak menjaga lingkungan dan hutan melalui penanaman pohon,” ujarnya. (***/ALW/ON).

