Jumat, Januari 30, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pembersihan Pulau Mansinam Dikebut, Badan Pengelola Situs Libatkan 150 Pekerja Jelang HUT ke-171 PI

Orideknews.com, Manokwari – Badan Pengelola Situs Mansinam kembali mengaktifkan kegiatan pembersihan kawasan situs bersejarah Pulau Mansinam menjelang peringatan 5 Februari, setelah sempat terhenti sejak Mei 2025 akibat keterbatasan anggaran.

Wakil Ketua II Badan Pengelola Situs Mansinam, Bernadetus Rumadas, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan melibatkan 150 pekerja yang dibagi ke dalam sembilan kelompok kerja, masing-masing memiliki wilayah dan sekretariat tersendiri.

“Kelompok kerja ini tersebar di sejumlah titik, mulai dari Gereja Sentrum, Patung Kristus, Taman Jalan, Gereja Lama Sumur Tua, Tugu Pendaratan, kantor pengelola, rumah rujum, serta dua kelompok di jalur jalan lingkar Pulau Mansinam,” ujar Bernadetus di Manokwari.

Ia mengatakan, setiap kelompok bekerja selama 12 hari dalam satu bulan dengan pola kerja tiga kali dalam sepekan, yakni pada hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Para pekerja menerima upah sebesar Rp100 ribu per hari sesuai jumlah hari kerja.

Menurut Bernadetus, sebagian besar pekerja berasal dari jemaat Pulau Mansinam yang secara sukarela terlibat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan situs bersejarah tersebut. Kegiatan pembersihan ini sepenuhnya dikelola oleh Badan Pengelola Situs Mansinam dan terpisah dari kepanitiaan peringatan hari besar atau kegiatan lainnya.

“Kegiatan kebersihan ini sebenarnya sudah terhenti sejak Mei tahun lalu dan baru bisa berjalan kembali mulai Januari tahun ini, setelah badan pengelola yang baru dilantik dan ada kepastian anggaran,” jelasnya.

Badan Pengelola Situs Mansinam sendiri resmi dilantik pada 2025, menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin almarhum ML Rumadas. Saat ini, badan pengelola dipimpin oleh Bons Rumbruren sebagai ketua, dengan Vestus Rumadas sebagai Wakil Ketua I, Bernadetus Rumadas sebagai Wakil Ketua II, serta Yakob Rumadas dan Ibu Pendeta Ayatanaoi sebagai sekretaris.

Wakil Ketua II Badan Pengelola Situs Pulau Mansinam, Bernadetus Rumadas.

Hingga saat ini, progres pembersihan kawasan Situs Mansinam telah mencapai sekitar 80 persen. Dalam sepekan terakhir, para pekerja melaksanakan kegiatan pembersihan secara intensif selama enam hari berturut-turut, dengan fokus pada area Patung Kristus dan kawasan Gereja Sentrum.

“Masih ada beberapa titik yang perlu diselesaikan, khususnya di bagian depan dan area pondok bawah, namun kami targetkan dapat rampung dalam waktu dekat,” katanya.

Bernadetus berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberlanjutan pengelolaan Situs Mansinam, mengingat kawasan tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah dan religi, tetapi juga potensi besar sebagai destinasi wisata.

“Harapan kami, badan pengelola yang ada ini tidak lagi tersendat kegiatannya. Kalau pengelolaan berjalan lancar, kelompok-kelompok kerja bisa terus bekerja dan Pulau Mansinam tetap terjaga kebersihannya,” ujarnya.

Selain fokus pada kebersihan, Badan Pengelola Situs Mansinam juga berencana mengembangkan program-program produktif yang dapat menghasilkan pendapatan mandiri, sehingga pengelolaan situs tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Kami ingin ke depan ada kegiatan yang menghasilkan income, supaya pengelolaan situs ini bisa berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucap Bernadetus. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)