Senin, Januari 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Perayaan HUT PI ke-171 Butuh Anggaran Rp3 Miliar, Panitia Harap Dukungan Pemda dan Donatur

Orideknews.com, MANOKWARI — Panitia pelaksana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-171 yang akan digelar pada 5 Februari 2026 mengungkapkan kebutuhan anggaran secara keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia HUT PI ke-171, Bons Rumbruren usai rapat di kantor Klasis Manokwari, Selasa, (20/1/26). Pihaknya berharap adanya dukungan pemerintah daerah di Tanah Papua serta uluran tangan para donatur dan umat agar seluruh rangkaian perayaan dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan khidmat.

Bons Rumbruren, menjelaskan lokasi perayaan dipastikan tidak digelar di pusat pulau bagian atas, melainkan dipusatkan di area bawah, tepatnya di Pendopo. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan efisiensi pembiayaan dan kemudahan akses jemaat. Karena itu, seluruh persiapan kini difokuskan pada kesiapan Pendopo agar ibadah puncak dapat berlangsung dengan lancar.

“Secara keseluruhan kebutuhan anggaran kita sekitar Rp3 miliar. Selain dukungan pemerintah, kami juga sangat berharap partisipasi para donatur dan umat yang tergerak untuk membantu,” ujar Bons.

Ia menyampaikan, seluruh seksi kepanitiaan telah menyampaikan kebutuhan masing-masing. Namun, dengan keterbatasan anggaran, panitia harus melakukan penyesuaian dengan menetapkan skala prioritas.

“Semua masukan dari seksi-seksi kami terima, lalu kami pilah mana yang menjadi prioritas utama,” katanya.

Adapun seksi yang menjadi prioritas meliputi konsumsi, ibadah, acara, perlengkapan pendukung, serta transportasi. Transportasi menjadi perhatian khusus karena ribuan jemaat diperkirakan akan menuju lokasi perayaan yang berada di kawasan pulau.

“Jemaat yang ke laut tentu membutuhkan transportasi. Ini harus benar-benar dipersiapkan oleh panitia lokal,” ungkap Bons.

Meski perayaan kali ini bersifat klasikal dan bukan sinodal seperti perayaan lima tahunan, panitia memperkirakan nuansa sinodal tetap akan terasa. Sejumlah jemaat dari luar klasis telah menyampaikan rencana kehadiran, baik secara lisan maupun melalui komunikasi telepon, meski belum disertai surat resmi.

Terkait pembiayaan, Bons mengakui bahwa biaya perayaan relatif lebih ringan dibandingkan jika kegiatan digelar di lokasi atas pulau. Namun demikian, dukungan pemerintah daerah tetap dibutuhkan, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlaku.

“Kami tetap berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujarnya.

Rangkaian perayaan akan diawali dengan pawai pada 3 Februari 2026, sementara puncak ibadah dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari 2026. Panitia kata Bons, memperkirakan jumlah peserta ibadah mencapai sedikitnya 5.000 orang. Tidak ada tamu dari luar negeri maupun pemerintah pusat, namun kehadiran pemerintah provinsi dan kabupaten dipastikan ada.

Selain persiapan teknis dan pendanaan, panitia juga mengimbau seluruh umat Tuhan di Manokwari untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keamanan selama rangkaian perayaan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh umat Tuhan yang telah menerima Injil untuk datang memberi dukungan, sehingga sejak persiapan hingga pelaksanaan, Manokwari sebagai Kota Injil tetap aman, damai, dan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” kata Bons.

Untuk tema perayaan, panitia masih menunggu ketetapan resmi dari pihak sinode. Namun, telah ada gambaran tema khotbah berdasarkan pembacaan Alkitab dari Kitab Yunus pasal 3 ayat 1–10, yakni “Pertobatan Mendatangkan Keselamatan.

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana perayaan ini dapat berlangsung dengan lancar, tertib, serta membawa sukacita dan berkat bagi semua,” tambah Bons. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)