Orideknews.com, Manokwari, – Semangat toleransi dan kebersamaan lintas umat beragama mengemuka dalam rencana rangkaian Milad ke-45 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua Barat, yang akan digelar pada 19 Januari 2026.

Dalam kegiatan pawai ta’aruf, sejumlah Pengurus Daerah BKMT memastikan keterlibatan umat Nasrani sebagai wujud persatuan dan harmoni sosial di Tanah Papua.
Pengurus Wilayah BKMT Papua Barat mengemas peringatan Milad ke-45 dalam rangkaian acara berskala besar yang melibatkan seluruh majelis taklim se-Papua Barat. Selain pawai ta’aruf, agenda utama lainnya adalah tabligh akbar yang direncanakan menghadirkan Ketua Umum PP BKMT, Dr. Hj. Syifa Fauziah, M.Art., sebagai penceramah utama.
Ketua Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Kaimana, Fatimah Maturbongs, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut yang dinilainya sebagai momentum bersejarah bagi BKMT di Papua Barat.
“Kami dari Kabupaten Kaimana sangat bersyukur. Alhamdulillah, ini luar biasa. Kegiatan seperti ini benar-benar baru pertama kali terjadi di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
Fatimah mengungkapkan dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah Pengurus Daerah BKMT merasakan kondisi organisasi yang kurang terarah, diibaratkan seperti anak ayam kehilangan induk. Namun melalui Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub), BKMT Papua Barat kini telah memiliki sosok pimpinan baru.
“Alhamdulillah, dengan adanya Muswilub ini, kami sudah mendapatkan sosok pimpinan. Karena itu saya mengajak seluruh majelis taklim, dari mana saja, untuk mari bergabung bersama-sama membangun dan membina BKMT ke depan,” katanya.
Terkait Pawai Ta’aruf, Fatimah menyatakan PD BKMT Kaimana menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan, sebagaimana filosofi kabupaten Fakfak yakni satu tungku tiga batu yang hidup di tengah masyarakat Kaimana.
“Di Kaimana toleransi sangat tinggi. InsyaAllah besok kami juga akan melibatkan saudara-saudara Kristen untuk ikut meramaikan kegiatan. Ini bentuk kebersamaan dan persatuan,” jelasnya.
Fatimah menyampaikan terima kasih kepada Ketua PW BKMT Papua Barat, Novia Utami Manaray, atas upaya membangun kembali soliditas organisasi, seraya berharap BKMT ke depan semakin kuat dan solid.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Fakfak, Sarifa Uswanas, S.Pd.I, juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Ketua PW BKMT Papua Barat yang baru.
Ia mengaku kesiapan PD BKMT Fakfak mengikuti rangkaian Milad BKMT ke-45 tidak hanya didasari kesiapan teknis, tetapi juga semangat kebersamaan.
“Kesiapan kami hari ini bahkan lebih besar daripada sekadar semangat. Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua wilayah yang telah kami pilih. Sejarah mencatat, baru kali ini ketua wilayah mengundang kami, PD-PD, secara langsung dalam kegiatan wilayah. Selama ini kami tidak pernah merasakan perhatian seperti ini,” ungkapnya.
Menurut Sarifa, undangan tersebut menjadi momentum penting karena selama ini PD BKMT Fakfak merasa kurang mendapat perhatian dari kepengurusan wilayah sebelumnya.
“Hari ini kami merasa dihargai dan disimawakan. Kami salut kepada ketua wilayah yang baru. Artinya, kami tidak salah memilih pemimpin. Hari ini kita bicara soal kerja dan pengabdian, bukan soal siapa yang terbaik,” ungkapnya.
Menurut Sarifa, BKMT sebagai organisasi Islam harus bergerak aktif, bekerja cepat, memperkuat silaturahmi, dan saling bergandengan tangan untuk memajukan organisasi. Dalam rangkaian Pawai Ta’aruf, PD BKMT Fakfak juga akan melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas agama.
“Kami membawa semangat ‘satu tubuh tiga batu’. Kita berbeda-beda, tetapi tetap satu. InsyaAllah kami akan menghadirkan peserta tidak hanya dari umat Islam, tetapi juga saudara-saudara Kristen untuk ikut serta dalam pawai ta’aruf,” jelasnya. (ALW/ON).


