Jumat, Januari 9, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kebakaran Bangunan Dominasi Kejadian di Papua Barat Sepanjang 2025

Orideknews.com, Manokwari – Provinsi Papua Barat mencatat sebanyak 35 kejadian kebakaran dan non kebakaran sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Data tersebut tertuang dalam Laporan Data Kebakaran dan Non Kebakaran yang disampaikan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat, Markus Suruan, S.Kom.

Menurut laporan tertulisnya yang diterima media ini, Markus menyebut dari total 35 kejadian tersebut, 27 kejadian merupakan kebakaran, sementara 8 kejadian lainnya termasuk kategori non kebakaran.

Kebakaran bangunan menjadi kejadian paling dominan. Kebakaran ini mengakibatkan kerugian pada 53 unit rumah, 8 rumah toko (ruko), serta 1 bengkel. Selain itu, tercatat pula kebakaran kendaraan roda dua sebanyak 3 unit, serta kebakaran mesin frezzer sebanyak 2 unit.

“Insiden kebakaran juga menimbulkan 2 korban luka bakar, sementara kejadian lain meliputi kebakaran sisa bahan bangunan dan kebakaran kandang ayam yang masing-masing terjadi 1 kali,” katanya, Kamis, (8/1/26).

Selain kebakaran, jelas Markus aparat juga menangani berbagai kejadian non kebakaran. Kegiatan tersebut meliputi evakuasi sarang tawon sebanyak 3 kejadian, evakuasi mobil jatuh ke selokan, evakuasi orang terkunci di dalam mobil, pemasangan tabung gas LPG, evakuasi pohon tumbang, serta evakuasi ular masuk rumah. Masing-masing kejadian tersebut tercatat 1 kali penanganan.

Dari sisi wilayah, Kabupaten Manokwari mendominasi dengan 32 kejadian, disusul Kabupaten Fakfak sebanyak 2 kejadian, dan Kabupaten Teluk Wondama 1 kejadian. Sementara itu, dari total 7 kabupaten di Provinsi Papua Barat, empat kabupaten lainnya tidak melaporkan data kejadian selama periode tersebut.

Ia mengaku, sebagai tindak lanjut, pihaknya juga memuat sejumlah rekomendasi strategis. Di antaranya adalah pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang mandiri baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pemadam kebakaran, serta penguatan sarana dan prasarana pendukung.

Selain itu, tambah Markus, peningkatan alokasi anggaran untuk mendukung program dan kegiatan pemadam kebakaran, serta pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kebakaran berbasis masyarakat. (ALW/ON).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)